Toyota Lexus Jual Mobil yang Bisa Saling Ngobrol


LOS ANGELES (DP) – Mobil pertama Toyota yang punya kemampuan saling berkomunikasi siap  dipasarkan di Amerika Serikat mulai 2021. Pada pertengahan 2020-an, mayoritas jajaran model kendaraan Toyota dan Lexus akan dibekali teknologi Dedicated Short-Range Communications (DSRC).

Cara kerja teknologi DSRC,  ini menggunakan komunikasi jarak pendek untuk mentransmisikan data hingga sejauh 300 meter, yang meliputi lokasi, arah, kecepatan dan posisi kendaraan terdekat. Data dipancarkan hingga 10 kali per detik ke kendaraan terdekat, sehingga dapat mengidentifikasi risiko dan memberikan peringatan untuk menghindari kecelakaan, terutama di persimpangan.

Sejak 2015, sebenarnya Toyota telah memasang teknologi DSRC pada sekitar 100.000 kendaraan di Jepang, demikian laporan Reuters.

Menurut Toyota, sistem pengereman darurat otomatis yang mulai diperkenalkan pada 2015, menjadi bukti perkembangan teknologi agar kendaraan saling berkomunikasi telah dilakukan oleh Toyota. Saat ini, Toyota mengklaim 92 persen kendaraan yang dijual di AS sudah dilengkapi dengan teknologi bernama Toyota Safety Sense atau Lexus Safety Sense braking sebagai peranti standar.

Baca juga:  All New Suzuki Ertiga Dikomentari Pengunjung GIIAS 2018 Usai Test Drive (Video)

Toyota sepertinya sedikit tertinggal dari pabrikan lain dalam menerapkan teknologi pintar ini. Pasalnya, Volkswagen menyatakan mobil yang bisa saling berkomunikasi miliknya sudah bisa ditemui di jalan raya pada 2019. Bahkan pada 2017, General Motors sudah menawarkan teknologi vehicle-to-vehicle (V2V) ini pada model Cadillac CTS.

Di sisi lain, pemerintah AS telah menyediakan spektrum khusus di gelombang 5,9 GHz untuk sistem V2V pada 1999. Khusus untuk Toyota akan menggunakan tujuh kanal untuk teknologi DSRC.

Dengan semakin banyaknya kendaraan yang dilengkapi teknologi komunikasi V2V dan vehicle-to-infrastructure (V2I), diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan. (DP/Teguh)