Sokonindo Siap Bikin Mobil Listrik di Indonesia


BANDUNG (DP) – Di tengah mencuatnya wacana diterapkannya program mobil listrik dan mobil ramah lingkungan di Indonesia, PT Sokonindo Automobile menyatakan siap mendukung program tersebut jika regulasinya siap.

Co-CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, mengatakan bahwa selain berencana mengembangkan mesin konvensional di pabrik Cikande, Banten, Sokonindo juga menyiapkan teknologi untuk mobil listrik dan mobil otonom.

“Kami selain mengembangkan mesin konvensional (internal combustion engine), juga mengembangkan kendaraan listrik SF5 dan SF7 yang diperkenalkan di Silicon Valley. Juga tengah dikembangkan mobil autonomous (otonom),” kata Alexander.

Tak hanya itu, kata Alexander, pihaknya berencana membangun pabrik mesin di Cikande. Jika rencana itu sudah terwujud, maka produk yang dihasilkan pabrik Cikande akan murni buatan Indonesia.

“Ke depan, kami akan bawa Sokonindo sebagai basis produksi untuk model kendaraan setir kanan, karena di China setir kiri,” ungkap pria asal Sumatera Utara ini dalam sambutannya di acara Media Test Drive DFSK Glory 580 di Bandung, Selasa (5/6).

Baca juga:  DFSK Super Cab Bakal 'Terbang' ke Filipina

Pada kesempatan itu, Alexander juga menyebutkan bahwa di seluruh dunia, model Glory 580 sudah terjual sebanyak 400.000 unit.

“Kami membangun fasilitas produksi model ini di Cikande dengan investasi sebesar 150 juta dolar, dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun,” ujarnya.

Menurut Alexander, apa yang telah dilakukan Sokonindo sejauh ini masih tahap awal, sehingga masih butuh usaha keras untuk meyakinkan publik bahwa produk Sokonindo memiliki kualitas yang tak diragukan.

Untuk target jangka panjang, selain terus meningkatkan kualitas produk, juga terus meningkatkan layanan purna jual.

Perlu diketahui, DFSK Glory 580 ditawarkan dalam dua pilihan mesin, yakni 1.8-liter dan 1.5T turbocharger, dengan tenaga puncak masing-masing sebesar 102kW dan 110kW. Model ini juga dilengkapi beragam fitur pintar dan fitur keselamatan terbaik di kelasnya, antara lain sistem rem anti-lock (ABS), electronic brake force distribution (EBD), electronic brake assist (EBA), electronic parking brake (EPB), fungsi HHC uphill assist, tire pressure monitoring system (TPMS), driving recorder, kamera parkir 360-degree panoramic, layar sentuh 10-inch, setir berlapis kulit dengan tombol multi-fungsi, smart key dan lainnya. [dp/TGH]