Rusia Gagal ke Semifinal, Penjualan Mobil Juga Loyo | dapurpacu.id

Rusia Gagal ke Semifinal, Penjualan Mobil Juga Loyo


MOSKOW (DP) – Di tengah gegap gempita penyelenggaraan Piala Dunia di Rusia, terlebih tim nasional negeri itu melaju hingga ke perempat final, para tenaga penjual mobil di sana justru sedang berharap cemas apakah target penjualan mereka tercapai.

Pasalnya, selama Juni, penjualan mobil di seluruh Rusia mengalami perlambatan. Association of European Businesses (AEB) menyebut penjualan mobil di Negeri Beruang Merah itu hanya tumbuh 11 persen pada Juni, padahal bulan sebelumnya mencatat pertumbuhan 18 persen.

Analis AEB menuding penyelenggaraan Piala Dunia sebagai biang keladi penurunan pertumbuhan penjualan itu. Turnamen sepakbola terbesar dunia itu dihelat dari 14 Juni hingga 15 Juli di 11 kota, seperti Moskow, St Petersburg dan juga Sochi.

Apalagi timnas Rusia berhasil mencapai babak perempat final, yang akhirnya dikalahkan Kroasia melalui adu penalti, membuat publik negeri itu selalu membanjiri stadion untuk mendukung tim Beruang Merah atau pun menyaksikan pertandingan lainnya.

Baca juga:  AASD Gelar Touring Ceria ke Situ Gunung Sukabumi

“Permintaan selama Piala Dunia menurun, karena perhatian banyak pembeli potensial beralih ke pertandingan sepakbola,” ujar Sergey Udalov, Direktur Eksekutif di perusahaan konsultan Autostat.

AEB menyatakan selama Juni, tercatat 156.351 unit mobil baru dan kendaraan komersial terjual di Rusia. Tapi jika dibandingkan dengan Juni tahun lalu yang mencapai 141.090, raihan Juni 2018 lebih baik.

“Bagaimana pun juga, pertumbuhan 11 persen year-on-year merupakan hasil yang cukup bagus,” ucap Joerg Schreiber, chairman AEB Automobile Manufacturers Committee.

“Secara keseluruhan, selama semester pertama tahun ini, pasar mobil Rusia cukup apik kinerjanya, dan ini membuat kami yakin momentum positif akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan,” imbuhnya.

Merek-merek berperforma apik

Mayoritas merek ternama membukukan kenaikan penjualan pada Juni, dengan Mitsubishi sebagai merek peraih pertumbuhan penjualan tertinggi, yakni 92 persen. Skoda membuntuti di posisi kedua dengan pertumbuhan 26 persen.

Baca juga:  AASD Gelar Touring Ceria ke Situ Gunung Sukabumi

Selanjutnya adalah VW yang mencetak kenaikan 21 persen, Kia 19 persen dan Lada 15 persen. Hyundai mencatat kenaikan penjualan 12 persen, Renault naik 11 persen dan Nissan 7 persen.

Sementara Toyota hanya mencatat kenaikan penjualan sebesar 1 persen. Lebih buruk lagi nasib Ford yang mengalami penurunan penjualan 6 persen.

AEB mencatat penjualan mobil selama enam bulan pertama 2018 mengalami peningkatan 18 persen menjadi 849.221 unit. [dp/TGH]