Kia Grand Sedona Diesel Bidik MPV-SUV Diesel, Innova Venturer Target Utama


PLUIT (DP) – Kemunculan varian baru Grand Sedona Diesel memang membawa misi khusus bagi Kia Mobil Indonesia (KMI). Selain memang dalam rangka mempertajam lagi performa penjualannya yang sedang terpuruk, juga untuk ‘menggusur’ kepiawaian pemain utama di segmen mobil bermesin diesel.

Kia mencatat bahwa pasar high diesel di Indonesia terus melonjak hingga pada 2017 lalu. Hanya terjadi penurunan di 2015. Namun secara total sebelum 2005, penjualan lini produk diesel tersebut dikisaran angka 45 ribu unit per tahun.

“Di 2012, penjualan produk-produk diesel high tercapai 56.394 unit, lalu turun menjadi 47.919 unit dan naik kembali hingga tercapai 49.769 unit per tahun pada 2014,” ujar Harry Yanto, Bussiness Development General Manager KMI, di sela-sela peluncuran Grand Sedona Diesel, Rabu (18/7).

Harry menambahkan pasar kembali terjadi penurunan pada 2015 menjadi 35.628 unit, namun melonjak tajam selama dua tahun berturut-turut hampir 100%. Yaitu pada 2016 sebesar 70.580 unit dan 72.164 unit per tahun.

Baca juga:  Tampil Makin Fresh, New Sigra Naik Rp1,5 juta

“Lonjakan ini disebabkan pasar sedang bergairah apalagi dengan munculnya model-model bermesin diesel di segmen pasar SUV. Atas dasar pertimbangan inilah kami rilis varian Grand Sedona bermesin diesel,” kata Harry lebih lanjut.

Kia menghadirkan MPV diesel ini, selain untuk menemani model bensin yang terlebih dulu muncul, juga untuk ‘menyusup’ di segmen SUV bermesin diesel. Tidak tanggung-tanggung, KMI membidik empat model SUV sebagai targetnya.

Yaitu Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Chevrolet Trailblazer, dan Isuzu mu-X, sedangkan pasar MPV diesel, Toyota Innova Venturer dijadikan target utama, meski ada Hyundai H-1 di sana.

“Komposisi terbesar penjualan didominasi Innova Venturer dengan 35%, diikuti Fortuner 31%, serta Pajero Sport 28%. Sisanya saling berbagi mu-X, Trailblazer, H-1 dan lain-lainnya,” pungkas Harry. [dp/MTH]