Gerry dan Dimas Jawab Keraguan Tim pada CEV Aragon


JAKARTA (DP) – Gerry Salim dan Dimas Ekky mampu menunjukkan kepiawaiannya di dua kelas berbeda pada ajang FIM CEV International Championship 2018. Kemajuan keduanya pun terbilang cukup mumpuni bagi pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT).

Menutup pertengahan musim, Dimas menuntaskan balapan pertama dan finis di urutan ke-8 CEV Moto2 European World Championship. Sedangkan Gerry berhasil finish di urutan ke-16 di ajang CEV Moto3 Junior World Championship.

Gerry mengaku terus mengalami kemajuan positif pada setiap sesi hingga balapan berlangsung di MotorLand Aragon. Dirinya dan tim juga menyesuaikan dengan ban yang digunakan pada saat itu hingga akhirnya berhasil finis di urutan ke-16.

“Walau belum berhasil meraih poin, saya akan berusaha untuk bisa masuk grup depan pada seri balap berikutnya,” ujar Gerry dalam keterangan tertulisnya.

Disisi lain Dimas harus menjalani dua balapan yang sulit pada kelas yang dia isi. Di race satu, pebalap AHRT ini sempat tertahan pebalap lain di tikungan pertama selepas start yang membuatnya turun ke posisi ke-13.

Baca juga:  Mulai Padat, Tol Cikampek Berlakukan Contraflow Mulai dari KM 47

Berkat kecepatannya, dia bisa mengakhiri balapan dengan finis di urutan ke-8. Pada balapan kedua, Dimas mengalami highside di tikungan 12 yang membuat bendera merah berkibar. Sempat cedera, Dimas meninggalkan Aragon dengan berada di peringkat ke-6 klasemen pebalap CEV Moto2 dengan raihan 57 poin.

“Saya akan memanfaatkan jeda musim panas ini utuk memulihkan kondisi fisik, dan kembali dengan lebih kuat untuk menjalani tiga putaran terakhir. Target kami bersaing di depan dan kami akan melakukan segalanya untuk mewujudkan itu,” ujar Dimas.

FIM CEV International Championship akan memasuki masa jeda selama satu bulan, sebelum kembali ke Jerez pada 29-30 September 2018. [dp]