Besok Para Pelanggar Perluasan Ganjil Genap Langsung Ditilang | dapurpacu.id

Besok Para Pelanggar Perluasan Ganjil Genap Langsung Ditilang


JAKARTA (DP) – Mulai 1 Agustus, besok, para pelanggar sistem perluasan ganjil genap akan dikenakan sanksi tilang berupa hukuman penjara dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000 menyusul berakhirnya masa sosialisasi pada hari ini (31 Juli).

“Besok tanggal 1 Agustus kita laksanakan penindakan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf di kawasan Kuningan, Selasa (31/7).

Menurut Yusuf sanksi yang akan diterima para pelanggar di antaranya pemberian tilang, denda Rp500 ribu, ataupun kurungan penjara selama dua bulan. Pemberian sanksi tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Pemahaman masyarakat selama masa ujicoba atau sosialisasi perluasan sistem genap ganjil terus meningkat, meski masih ada satu dua yang melanggar, namun jumlahnya dari hari ke hari semakin menurun.

“Memang masih ada satu atau dua (pelanggar) mungkin dari luar kota. Tapi kalau masyarakat Jakarta sendiri, rata-rata sudah tahu,” kata Yusuf.

Dasar hukum penindakan terhadap para pelanggar nantinya akan menggunakan Peraturan Gubernur yang dikeluarkan Anies Baswedan. Yusuf mengungkapkan dari informasi yang ia peroleh dari Dinas Perhubungan DKI, Pergub tersebut sudah terbit hari ini.

“Dari Dinas Perhubungan tadi bilang hari ini (Pergub keluar),” ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meneken Peraturan Gubernur tentang perluasan ganjil genap tersebut.

Kebijakan ganjil-Genap ini dibuat dalam rangka memberikan kelancaran akses bagi para atlet pada perhelatan olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 yang diselenggarakan mulai 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang. [Dp/Gtm]

13 rute yang terkena dampak perluasan Ganjil Genap;

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan Jenderal Sudirman
3. Jalan MH. Thamrin
4. Jalan Sisingamangaraja
5. Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi – simpang Tomang)
6. Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan – simpang Slipi)
7. Jalan MT Haryono (simpang UKI – simpang Pancoran – simpang Kuningan)
8. Jalan HR Rasuna Said
9. Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda – simpang Kalimalang – simpang UKI)
10. Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb – Kupingan Ancol)
11. Jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis – simpang Pemuda)
12. Jalan RA Kartini
13. Jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini – Bundaran Metro Pondok Indah- simpang Pondok Indah – simpang Bungur – simpang Gandaria City – simpang Kebayoran Lama).