Uniknya Baze Menggarap Mobil Pengangkut Motor Trail


TANGERANG (DP) – PT Bahana Selaras (Baze) kembali menempati ‘lantai panas’ gelaran gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, dengan sejumlah luxury bus specialist terbaru. Lima produk interior teranyar dipertontonkan kepada pengunjung.

Namun tiga produk yang ditampilkan patut mendapat perhatian khusus. Adalah Sleeper Van, MotorCarrier dan Motor Home. Ketiganya merupakan mobil konsep berbasiskan Toyota Hi-Ace.

Sebagai salah satu rancangan perdananya, MotorCarrier mampu menampung hingga 2 unit motor trail berkapasitas 250 cc (atau diatasnya), dengan kelengkapan standar sebuah towing.

Keistimewaan dari mobil ini bisa menaikkan dan menurunkan motor secara otomatis tanpa harus didorong atau diangkat ke dalam. Kondisi motor di kabin pun bakal ‘tenang’ karena ada pengikat untuk kedua rodanya.

Bari Setiadi, pendiri dan sekaligus pemilik Baze mengatakan bahwa MotorCarrier menjadi produk perdananya di Indonesia, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan bikers khususnya penghobi motor trail.

“Ini (MotorCarrier) menjadi produk pertama kami di Tanah Air, sekaligus jawaban kami pada kebutuhan bikers pecinta petualangan sejati,” ungkap Bari saat ditemui Dapurpacu.id.

Bari mengaku bahwa ide konsepnya diadopsi dari rekan sejawat yang bermukim di luar negeri, dimana motor dan pengendaranya bisa dalam satu mobil saat ingin melakukan kegiatan luar ruang.

“Kendaraan ini cocok untuk petualang yang biasa main sendiri atau berdua teman di mana saja. Kami rancang tidak untuk ‘gaya-gayaan’. Ini konsep baru sebagai modifikator di bidang yang lebih profesional,” terang Bari lebih lanjut.

Baze cukup apik menata kabin belakang Hi-Ace sehingga mampu mengakomodir bawaan saat berpetualang. Konsep unik pun diterapkan sehingga tersedia dalam tiga kompartemen atau bagian.

Pertama, bagian depan untuk pengemudi dan penumpang, lalu kompartemen tengah tersedia sofa untuk mengakomodir 3 sampai 4 orang, dan bagian paling belakang adalah kabin untuk mengangkut motor trail.

Tak perlu repot-repot untuk menyimpan kelengkapan berkendara, sebab telah disediakan compartment head di bagian langit-langit untuk menyimpan helm, jaket, glovel dan lain-lain. Tak lupa juga peralatan dan spare part yang dibutuhkan.

Menariknya, mobil ini juga dibekali kompresor dan kompa air yang bisa menampung 100 liter yang berada di bawah dek kabin belakang. Fungsinya sebagai peranti untuk membersihkan tunggangan usai ber-off road.

Menambah kenyamanan, dibekali juga dengan tenda awning dyang bisa dilipat dan dibuka untuk kebutuhan mendirikan tenda secara instan. Terkait harga, Bari membanderol mobil ini sebesar Rp 250 juta.

“Itu harga platform-nya diluar dari harga unit Hi-Ace seharga Rp 470 juta. Kami membebaskan konsumen untuk membeli unitnya sendiri ke diler langsung. Dalam waktu satu bulan bisa jadi seperti ini,” pungkasnya.

Tidak jauh berbeda dengan konsep MotorCarrier, MotorHome juga dirancang untuk konsumen yang memiliki jiwa petualang bersama keluarga ataupun dengan pasangannya.

Kelengkapan yang dipasangkan meliputi bangku yang bisa disulap jadi tempat tidur, wastafel, meja lipat, coffee maker, kompartemen, stop kontak, temperatur listrik eksternal, awning, serta AC dam WC eksternal.

Layaknya di rumah, Baze juga menyediakan genset untuk tenaga listrik. Mobil ‘konsep’ ini dibanderol seharga Rp 300 juta diluar dari harga unit HiAce. [dp/MTH]