Fuso Student Skill Competition, Ajang Pencetak Generasi Muda Berkualitas


TANGERANG (DP) – Ajang kompetisi keahlian bidang otomotif para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia, ‘Fuso Student Skill Competition’, telah menentukan para pemenangnya.

Setelah melewati tiga tahap penilaian, akhirnya tepat di hari Rabu (8/8), diumumkan para pemenangnya di anjungan Mitsubishi Fuso di GIIAS 2018, ICE BSD, Tangerang. Keluar sebagai pemenang pertama SMK Bhakti Bangsa, Banjarbaru, yang diwakili Titis Wahyu Yudiestira dan Arya Hermawan.

Sementara untuk juara kedua jatuh pada SMK Negeri 1 Singosari, Malang, oleh Hafid Akbar Ramadhani dan Alfian Agusti Susanto, serta SMK Mandiri, Medan, di posisi ketiga, yang diwakili Diki Wahyudi dan Arga Nirwansyah.

Digelar ajang yang merupakan kali pertama dilaksanakan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) ini sebagai upayanya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sebagai bagian dari ‘Fuso Vocational Education Program’.

Adapun tujuannya untuk meningkatkan skill dan semangat untuk lebih memperdalam pengetahuan di bidang otomotif para siswa SMK. Pada gelaran perdana tersebut diikuti 550 orang siswa dari 10 kota besar di Indonesia.

Baca juga:  Fighter Jadi 'Vitamin' Bagi KTB Kuasai Pasar Medan

Meliputi Medan, Palembang, Lampung, Bandung, Jakarta, Solo, Malang, Banjarmasi dan Makassar. Untuk 11 SMK ini, KTB telah mendonasikan unit Fuso Colt Diesel pada tahun lalu dan dilanjutkan dengann pemberian training bagi siswa dan guru.

“Semoga kompetisi ini menjadi penyemangat bagi para generasi muda, khususnya para pelajar SMK, untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, sehingga siap untuk memasuki dunia kerja,” ujar Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita.

Dalam perjalanannya, seluruh peserta mengikuti tiga tahap penjurian. Adapun pelaksanaannya di sekolah masing-masing dan di Krama Yudha Tiga Berlian Motors Regional Training Center (KRTC) di Indonesia.

Tahap final sendiri dilakukan di KTB Training Center – Kantor Pusat KTB di Jakarta, 7 Agustus lalu, dimana pengujiannya dalam dua sesi, yaitu teori dan praktek.

Materi yang diujikan pada tahap praktek meliputi basic electrical, engine component measurement, engine valve adjustment, brake adjustment dan bagaimana altenator, motor starters dan clutch bekerja.

Baca juga:  Colt Diesel Dominasi Penjualan Booth Fuso, Fighter Direspon Positif

“Diharapkan melalui program ini dapat memberikan manfaat bagi generasi muda yang harus siap di masa depan dengan pengetahuan, keterampilan dan pendidikan yang baik,” pungkas Kurita. [dp/MTH]