Evolusi Besar-besaran Kawasaki H2 Model 2019


Bonneville (DP) – Sejak diluncurkan tiga tahun silam, akhirnya Kawasaki Ninja H2 mengalami rombakan signifikan. Diyakini evolusi terbesar pertama yang dilakukan pada model 2019 ini membuat superbike tersebut siap menjadi motor versi jalan raya paling keren sepanjang masa.

Memulai debutnya di Bonneville Speed ​​Week, Amerika Serikat, sektor performa menjadi fokus utama ubahan motor ini. Kawasaki melakukan mapping ulang ECU berbasiskan H2 SX, filter udara didesain ulang, ruang pasokan awal udara untuk pembakaran (intake chamber), serta busi.

Hasilnya, tenaga terdongkrak hingga 15%, dari yang semula 197 hp kini menjadi 228 hp. Peningkatan tenaga cukup signifikan ini diklaim tidak terlalu berdampak pada efisiensi bahan bakarnya.

Tak hanya itu, sektor supercharger-nya yang masih dipertahankan, sebab peranti ini diklaim mampu menyeimbangkan muntahan tenaga dan torsi sehingga lebih stabil.

Untuk bagian sasis tidak banyak berubah, hanya dipasangkan sistem pengereman dari Bremo Stylema, yang juga digunakan pada Ducati Panigale V4. Penggantian pengereman ini diklaim lebih baik untuk sistem pendinginannya, ditambah dengan ban baru merk Bridgestone tipe RS11.

Baca juga:  Harga Ekonomis, TVS Sediakan Motor Bagi Kaum Urban

Kawasaki juga ‘memoles’ fisiknya meski secara kasat mata penyegaran tersebut tidak akan terlihat. Inovasi terkini yang disematkan berupa penggunaan sekaligus perkenalan dari cat ‘self recovery’.

Kawasaki mengatakan dengan adanya inovasi cat tersebut, baret-baret kecil di bodi akan kembali mulus karena cat dapat memperbaiki diri dengan melapisi permukaan yang tergores.

Pada bagian dashboard, New H2 model 2019 menjadi lebih mirip yang disematkan pada H2 SX sport tourer. Speedometer ini Full Colour TFT positive display, tapi tachometer masih mengusung model ‘jarum’. Turut pula dibekali konektivitas bluetooth.

Nampaknya Kawasaki belum ingin mengumbar lebih jauh penampakan H2 model 2019 ini keluar dari wilayah Negeri Paman Sam tersebut. Kabar baiknya, ajang Intermot, Jerman, Oktober atau di EICMA, Milan, November, menjadi ‘lantai’ pertama unjuk performa superbike ini secara mendunia. [dp/Ach/MTH]