Porsche Macan Dirilis Pertama di China, Kenapa Ya?


BEIJING (DP) – Meski mengambil nama dari Indonesia, tapi Porsche tak memilih Indonesia menjadi negara pertama untuk memasarkan Macan model teranyar. Bahkan konsumen Eropa pun bukan menjadi pelanggan pertama SUV mewah tersebut.

Tapi Porsche punya alasan tersendiri kenapa Macan akan dipasarkan pertama kali di China ketimbang negara lain. Amerika Serikat yang menjadi pasar otomotif terbesar kedua dunia pun harus lebih sabar lagi untuk mendapatkan Macan, karena Porsche baru akan meluncurkan model tersebut di Negeri Paman Sam pada awal tahun depan.

Konsumen di China kini sudah bisa melakukan pemesanan untuk Porsche Macan versi facelift yang diperkenalkan pertama kali di Negeri Tirai Bambu pada 25 Juli 2018 lalu itu. Jika memesan sekarang, Porsche akan mengirim Macan kepada konsumen mulai medio November.

Setelah China, Porsche Macan berikutnya akan menyambangi para pembeli di Eropa mulai bulan depan. Sementara pasar lain belum diketahui, termasuk Indonesia.

Baca juga:  Mitsubishi Motors Tampilkan SUV Listrik di Tokyo Motor Show 2019

Beberapa pengamat otomotif menyebutkan bahwa pemilihan China sebagai negara pertama yang mendapatkan pasokan Porsche Macan adalah karena negeri itu menyerap model Porsche paling banyak dibandingkan dengan negara lain di dunia.

Sebagai pasar terbesar Porsche Macan dan juga pasar besar bagi Cayenne, China juga diprediksi menjadi pasar terbesar bagi Porsche di dunia, mengalahkan Eropa paling cepat mulai tahun depan jika pertumbuhan penjualan stabil seperti saat ini.

Jika sebelumnya Porsche selalu memilih Eropa sebagai tempat untuk perkenalan dan peluncuran produk terbarunya, itu sebagian karena seluruh model kendaraannya diproduksi di Jerman atau di pabrik milik Volkswagen Group di Bratislava, Slovakia. Peluncuran produk anyar di Eropa juga dinilai lebih mudah sebab lebih mudah bagi pabrikan untuk melakukan monitor stok. Selain itu, untuk logistik juga lebih sederhana dan proses homologasi juga sudah cukup familier.

Dirk Britzen, manajer penjualan dan pemasaran Porsche untuk model SUV dan crossover, mengatakan proses persetujuan tipe kendaraan di China bisa selama enam bulan, tapi karena Macan hanya versi facelift, maka prosesnya lebih mudah dan lebih cepat dibandingkan model baru sama sekali.

Baca juga:  Mitsubishi Motors Tampilkan SUV Listrik di Tokyo Motor Show 2019

Sebenarnya, Porsche bukanlah pabrikan mobil Eropa pertama yang meluncurkan model baru di China ketimbang di Eropa. PSA Group juga meluncurkan Citroen C5 Aircross di Negeri Kungfu itu tahun lalu, dan kemudian diikuti dengan peluncuran di Benua Biru. [dp/TGH]