Tak Sanggup Tebus Rolls Royce Phantom? Aurus Senat Bisa Jadi Pilihan


MOSKOW (DP) – Bagi kalangan aristokrat atau pebisnis papan atas, limosin Rolls Royce Phantom bagaikan target bersama untuk dipilih sebagai kendaraan sehari-hari mereka. Tapi bila ada yang ingin produk setara dengan harga lebih terjangkau, Aurus Senat bisa jadi opsi menarik.

Limosin buatan Rusia ini bahkan sudah melakukan debutnya pada acara pelantikan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu. Kini versi untuk masyarakat sipil juga sudah ditawarkan di ajang Moscow Motor Show.

Menurut laporan Autocar, limosin tandingan Rolls Royce Phantom ini diproduksi oleh Aurus, merek otomotif baru dari Rusia yang dikelola oleh Central Scientific Research Automobile and Automotive Engine Institute. Model anyar ini diberi nama Senat dan akan ditawarkan dalam dua versi, yakni wheelbase pendek dan panjang.

Secara tampilan dan dimensi, Aurus Senat banyak dipengaruhi oleh Rolls-Royce. Untuk varian standar memiliki ukuran panjang 5.630mm dan wheelbase panjang seukuran 3.300mm. Sebagai perbandingan, panjang Rolls-Royce Phantom adalah 5.762mm dan versi weheelbase panjang adalah 3.552mm.

Sedangkan ukuran panjang Senat versi wheelbase panjang adalah 6.630mm, dengan wheelbase 4.300mm. Bandingkan dengan Phantom EWB yang sepanjang 5.982mm dan memiliki wheelbase 3.772mm.

Layaknya limosin papan atas dari Eropa Barat, Senat juga menampilkan kemewahan pada kabinnya, seperti balutan lapisan kulit premium pada tempat duduk dan beberapa panel lain, trim kayu serta beberapa aksen metalik. Daya tarik lainnya adalah keberadaan klaster instrumen digital dan infotainment system berukuran besar.

Kemewahan juga menyasar kompartemen penumpang belakang, yang dilengkapi reclining seats dan meja lipat. Senat juga memiliki kulkas dan dilengkapi gelas kristal untuk menikmati minuman selama perjalanan.

Untuk mesinnya tersedia dua pilihan, yakni mesin 4.4 liter V8 yang didukung sebuah motor listrik. Mesin ini menghasilkan tenaga 590 hp (439 kW/598 PS) dan disandingkan dengan transmisi matik 9 percepatan, sehingga mampu melesatkan kendaraan bongsor ini dari posisi diam menuju 100 km/jam dalam waktu kurang dari 6 detik.

Opsi mesin kedua adalah 6.6 liter V12, yang bertenaga 848 hp (632 kW/859 PS). Ini jelas jauh lebih bertenaga ketimbang Phantom yang hanya bertenaga 563 hp (420 kW/571 PS).

Daya tarik lain yang membedakan Senat dengan Phantom adalah fitur all-wheel drive. Sementara para konsumen Rolls-Royce yang menginginkan fitur ini hanya memiliki satu pilihan model, yakni Cullinan.

Senat akan mulai dipasarkan di Rusia awal tahun depan dan juga akan ditawarkan ke pasar internasional setelah itu. Untuk harganya masih belum diumumkan, tapi mengutip pernyataan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov, harga Senat lebih murah sekitar 20% dari beberapa model lansiran Bentley dan Rolls-Royce. Untuk diketahui, harga Phantom ditawarkan mulai dari $450.000 (Rp6,6 miliar) hingga $600.000 (Rp8,8 miliar) untuk pasar Amerika. [dp/TGH]