Toyota Corolla Mau Ada Versi Crossover?


ALICANTE (DP) – Di tengah kian maraknya kelahiran model-model kendaraan jenis SUV dan crossover, Toyota pekan ini mengajukan paten ke European Intellectual Property Organization, yaitu lembaga untuk mendaftarkan nama merek, desain dan hak intelektual lainnya di kawasan Uni Eropa.

Nama yang didaftarkan patennya pada lembaga yang bermarkas di Alicante, Spanyol, itu adalah Toyota Corolla Cross. Dari situ mencuat spekulasi bahwa raksasa otomotif Jepang itu akan melahirkan versi crossover dari hatchback Corolla, yakni dengan menaikkan suspensi dan penambahan body cladding berbahan plastik agar tampak lebih gagah.

Model ini akan bersaing dengan sejumlah model hatchback bergaya crossover lainnya, seperti Ford Focus Active, Subaru Crosstrek, VW Golf Alltrak dan Chevrolet Spark Activ.

Kendaraan kecil bergaya off-roader dan crossover berbasis hatchback seperti itu menjadi bisnis besar di kawasan Amerika Utara. Belakangan kian banyak konsumen yang memburu kendaraan seperti itu guna menunjang aktivitas keseharian mereka, tapi tak semua ingin sebuah crossover, pick-up atau SUV berukuran besar.

Baca juga:  Toyota, Pabrikan Mobil Paling Bernilai di Mata Dunia

Itulah mengapa model kendaraan kompak bergaya aktif, sukses penjualannya, terlebih konsumsi bahan bakarnya yang lebih irit daripada kendaraan berukuran lebih besar, jelas menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumen. Hal ini tentunya akan mendorong para pabrikan mobil untuk meluncurkan kendaraan yang semakin diminati.

Namun demikian, meski patennya sudah didaftarkan, sejauh ini detail seputar Toyota Corolla Cross belum terkuak. Bahkan juga belum diketahui apakah model tersebut memang akan masuk lini produksi atau hanya sebatas nama.

Adapun Toyota Corolla saat ini ditawarkan dengan dua pilihan mesin, yakni 2.0 liter dan 1.8 liter turbocharged, yang dipadukan dengan transmisi matik CVT dan manual 6 percepatan. [dp/TGH]