Inden Setahun, Suzuki Jimny Laku Keras Di Jepang


TOKYO (DP) – Baru sebulan lebih Suzuki Jimny terbaru diluncurkan, Suzuki Motor Corporation (SMC) kebanjiran pesanan sampai-sampai tidak bisa memberikan kepastian waktu kepada konsumen, bahkan diperkirakan bisa inden hingga satu tahun.

Melampaui target penjualan domestik yang hanya 15.000 unit, tipe Jimny biasa atau kei car dan 1.200 unit Jimny Siera untuk pasar global, mini off-road  ini sudah dipesan melebihi target penjualan selama setahun.

Antusiasme yang sangat tinggi dari warga jepang sendiri dikarenakan desain yang mewah dan elegan serta mesin yang ditawarkan juga terbilang baru. Ditambah, untuk pasar domestik Jepang, harga Suzuki Jimny baru tergolong terjangkau.

“Kami sudah menerima pemesanan melebihi target penjualan tahunan, khususnya untuk Jimny Sierra, kemungkinan pengiriman bakal lebih lama dibandingkan Jimny kei car, pengiriman diperkirakan inden lebih dari setahun. ” ungkap diler, seperti yang dilansir oleh Yahoo Jepang.

Baca juga:  Keren! Ada Suzuki Jimny Bertampang G-Class dan Defender

Suzuki Jimny yang untuk pertama kalinya dalam 20 tahun dengan menawarkan model baru, hanya dijatah 1.250 unit per bulan setelah dibagi dari total target penjualan setahun.

Ketika ditanya soal penambahan kapasitas produksi, SMC punya pertimbangan sendiri untuk menambah produksi Suzuki Jimny, karena pemesanan yang tinggi baru terjadi pada 2019, sedang dalam waktu dekat belum direncanakan untuk menambah produksi.

Pasalnya, untuk langsung menambah produksi begitu saja tidaklah mudah, dibutuhkan biaya maupun waktu yang tidak sedikit. Belum lagi, risiko penurunan permintaan saat produksi sudah ditingkatkan. Bisa jadi malah rugi besar.

Tapi kalau melihat dengan melonjaknya permintaan di domestik, serta permintaan yang datang dari luar, Suzuki Motor Corporation memang merencanakan bakal menambah produksi pada tahun depan.

Kemungkinan untuk memproduksi Jimny di luar Jepang seperti di Indonesia atau di India, bisa jadi salah satu cara Suzuki Motor Corporation (SMC) meningkatkan produksi dan efisiensi guna menjawab permintaan pasar global.

Baca juga:  Ini Suzuki Jimny Apa Mercedes G-Class?

Sementara untuk di Indonesia, melihat antusiasnya saat dipamerkan di GIIAS 2018 lalu, Suzuki Jimny juga memiliki peluang besar menjadi laris sama seperti di negara asalnya, dengan catatan harga yang ditawarkan masuk akal.[dp/Ach]