Toyota-Geely Bakal Eksplorasi Teknologi Hybrid


BEIJING (DP) – Seiring dengan tuntutan Pemerintah China agar pabrikan mobil yang beroperasi di Negeri Tirai Bambu lebih fokus terhadap segmen mobil ramah lingkungan, Toyota Motor Corp. mulai menjajaki pembicaraan kerjasama dengan sejumlah pabrikan lokal.

Toyota mengatakan pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Geely Automobile Holdings mengenai kerjasama di bidang teknologi hybrid. Namun sejauh ini belum ada keputusan apapun dari pembicaraan tersebut.

Bagi Toyota, selain untuk memenuhi tuntutan Pemerintah China, penjajakan kerjasama itu juga sebagai upaya untuk memperkenalkan teknologi baru dapur pacu ramah lingkungan guna memacu pertumbuhan, dan yang terpenting untuk mendongkrak penjualan di China, yang menjadi pasar otomotif terbesar di dunia.

Dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (6/9), Toyota mengatakan bahwa pihaknya bersama Geely saat ini terus meningkatkan komunikasi terkait upaya kerjasama pengembangan teknologi hybrid.

Tetapi belum jelas di sektor mana teknologi hybrid itu yang akan dieksplorasi oleh Geely dan Toyota.

Baca juga:  Serunya Jamnas dan HUT ke-4 Komunitas Ford EcoSport Ini

Seorang sumber yang mengetahui sebagian dari isi pembicaraan itu mengatakan bahwa salah satu yang dibahas adalah keterlibatan sebuah perusahaan pemasok teknologi baterai listrik yang sudah bekerjasama dengan Toyota dan Geely.

“Toyota telah melakukan bisnis dengan kebijakan terbuka, yang juga menerapkannya untuk bidang teknologi elektrifikasi. Untuk hubungan dengan Geely (yang saat ini dieksplorasi Toyota) juga didasarkan pada kebijakan terbuka,” sebut Toyota.

Sebuah media China melaporkan bahwa Geely sudah menjalin kerjasama dengan Toyota di bidang teknologi hybrid konvensional.

Untuk diketahui, Toyota sudah melakukan lokalisasi produksi mobil berteknologi hybrid di China dan mulai memasarkannya sejak 2015 dengan mengandalkan model Corolla dan Levin.

Toyota juga berencana memasarkan versi plug-in hybrid dari Corolla dan Levin mulai tahun depan. [dp/TGH]