Nissan Mulai Sentuh Ajang Balap Formula E

Nissan took the next step toward its debut in the all-electric ABB FIA Formula E Championship by revealing its concept livery at the 2018 Geneva Motor Show.

YOKOHAMA (DP) – Nissan menjadi pabrikan mobil asal Jepang pertama yang bakal berlaga di ajang ABB FIA Formula E electric street-racing championship, bulan Desember mendatang.

Dalam debut keikutsertaannya tersebut, Nissan resmi membeli saham E.Dams dimana diketahui organisasi balap ini telah melahirkan banyak pemenang di berbagai kejuaraan.

Berbasis di Le Mans, Perancis, dan didirikan bersama, salah satunya oleh team principal Jean-Paul Driot, organisasi e.dams muncul dari DAMS, pemain terkemuka dalam kompetisi open-wheel dan mobil sport di Eropa selama lebih dari 30 tahun.

Dalam kemitraan sebelumnya dengan mitra aliansi Nissan, Renault, e.dams memenangkan kejuaraan tim dalam tiga musim pertama pada Formula E. Mereka juga tercatat memenangkan banyak posisi pole.

Roel de Vries, Nissan Corporate Vice President and Global Head of Marketing and Brand Strategy, mengaku bermitra dengan e.dams merupakan langkah efektif bagi Nissan yang pertama di ajang Formula E ini. Selain itu, dengan kemitraan tersebut piihaknya dapat memanfaatkan pengalaman panjang e.dams untuk memenangkan ajang itu.

Baca juga:  Vale Indonesia Siap Pasok Bahan Baku Baterai Mobil Listrik
Nissan has strengthened its partnership with e.dams by purchasing a stake in the championship-winning racing organization, ahead of Nissan’s debut in the ABB FIA Formula E electric street-racing championship. Nissan has kicked off its testing program in preparation for its debut in the ABB FIA Formula E Championship which begins in December 2018. (l to r) Roel de Vries, Nissan corporate vice president and global head of marketing and brand strategy; Jean-Paul Driot, e.dams founder and team principal; Michael Carcamo, Nissan Global Motorsport Director.

“Tingkat kompetisi di Formula E akan menjadi lebih intens untuk season kelima, dengan seri yang diwajibkan untuk mobil dan tenaga mesin baru. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk kemitraan ini, Nissan kini telah membeli saham dan kami senang bekerja sama dengan Jean Paul dan timnya,” ujar Vries.

Disisi lain, Driot mengungkapkan dengan mitra baru Nissan, pihaknya bersemangat menunggu tantangan baru yang akan dihadapi mendatang.

“Kami sangat bangga dengan sejarah kami di Formula E, dan kami menantikan untuk menambah lembaran baru dalam sejarah seri ini dengan mitra dan mobil terbaru kami,” pungkas Driot.

Saat ini, Nissan dan e.dams tengah menguji mobil balap Formula E terbarunya, all-new ‘Gen2’, yang diklaim lebih berperforma sekaligus untuk menghilangkan kebutuhan pertukaran mobil di tengah-tengah balapan, yang merupakan fitur Formula E selama empat musim pertama. [dp/MTH]