Menatap Lompatan Indospring ke Pasar Pegas Global


JAKARTA (DP) – Produsen pegas otomotif, PT Indospring Tbk (INDS), mencanangkan target mampu ‘bermain’ di pasar pegas global, terutama untuk memenuhi kebutuhan pabrikan otomotif Eropa dan Amerika Serikat.

Sejauh ini market dalam negeri berkontribusi 60% terhadap penjualan produsen komponen otomotif pegas daun dan pegas keong tersebut. Sisanya, 40%, digunakan untuk pasar ekspor.

“Perincian dari pasar domestik adalah 30% produk pegas diserap agen pemegang merek (APM) dan 30% lagi dijual sebagai produk aftermarket kepada distributor hingga pedagang. Kemudian, untuk pasar ekspor, yang mendominasi adalah Jepang, disusul Korea, Thailand, Filipina, Rusia, dan Amerika,” kata Direktur PT Indospring Tbk, Bob Budiono, di Jakarta, Kamis (27/9).

Saat ini, menurut Budiono, pihaknya akan terus ekspansi ke beberapa negara, terutama di Eropa dan Amerika.

“Pasar di sana cukup potensial. Gambarannya, saat ini kebutuhan dari tiga pabrikan otomotif besar di Amerika mencapai 20.000 ton sampai dengan 30.000 ton pegas tiap bulan,” papar dia.

Baca juga:  Aroma Lautan Terpapar Jelas Pada Skuter Vespa Ini

Untuk tahap awal, lanjut Budiono, akan dibangun brand image di dua benua tersebut. Sebab, di Eropa maupun Amerika, sangat banyak pemain industri otomotif besar yang produk-produknya telah menyebar di seluruh dunia.

“Jika sudah bisa masuk ke sana, Indospring akan lebih mudah melakukan global expansion,” ujar Budiono.

Budiono menambahkan, Eropa bisa dijadikan batu loncatan bagi perusahaan yang telah berusia empat dekade tersebut untuk menguasai pasar pegas dunia.

“Tujuan kami tidak mengejar tonase dulu. Tapi, bagaimana caranya agar industri di sana percaya dengan produk kami karena masuk ke dua benua itu tidak mudah,” pungkasnya. [dp/TGH]