BANDUNG (DP) – PT Michelin Indonesia melanjutkan program edukasi keselamatan berkendara untuk kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK), yang dikemas dalam program Michelin Safety Academy (MSA) 2018.
Cakupan MSA tahun ini diperluas di luar Jakarta, dan dipilihlah sejumlah daerah di Jawa Barat. Bahkan untuk pesertanya sendiri, Michelin Indonesia bakal menjangkau hampir 500 siswa-siswi dan tenaga pengajar dari 20 SMA/SMK di wilayah Bandung, Cimahi dan Sumedang.
Kick-off dilaksanakan di SMK 3 Bandung, Rabu (3/10) lalu, sementara untuk pelaksanaan program MSA bakal diselenggarakan hingga 20 Oktober nanti. Menurut President Director Michelin Indonesia Fritz Mueller, dipilihnya area Jawa Barat sebagai kelanjutan dari program ini bukan tanpa alasan.
Wilayah ini dipilih seiring menjamurnya komunitas anak muda, terutama Bandung dan sekitarnya. Kota Bandung yang dikenal sebagai kota pendidikan dan kota kreatif, punya sejumlah sekolah dan perguruan tinggi terbaik dan favorit yang menjadi penggerak bagi para pelajar dari berbagai daerah untuk menuntut ilmu.
Selain itu, Jawa Barat juga merupakan provinsi kedua terbesar dengan lokasi yang paling dekat dengan Jakarta. Selain itu, lanjut Fritz, inilah bentuk komitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya berkendara dengan aman dan bertanggung jawab.

“Melalui MSA, kami ingin menyasar para pengendara muda yakni para siswa SMA dan SMK agar mendapatkan kesempatan memiliki kecakapan berkendara yang baik,” kata Fritz, dalam keterangan resminya.
Selama lebih dari dua pekan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialiasi & edukasi, simulasi mengenai berkendara yang baik dan aman, serta kesempatan untuk mendapatkan SIM A atau C bagi para siswa di penghujung program MSA.
Selain itu disediakan kegiatan pelatihan defensive driving bagi para anggota komunitas pengemudi difabel dan komunitas ojek online (GRAB).
Public Affairs and Corporate Communications Director Michelin Indonesia Nora Guitet menjelaskan, Michelin memiliki kepedulian dan perhatian yang besar terhadap keselamatan berkendara para pengendara muda dan pemula.
Untuk itu, imbuh Nora, Michelin memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk membekali diri dengan persiapan yang matang sebelum ujian SIM dan menghadapi kondisi jalan raya yang sesungguhnya.
“Nantinya, para pengendara muda lulusan Michelin Safety Academy diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara bagi lingkungan sekitar mereka untuk menjadi pengendara yang bertanggung jawab,” jelas Nora. [dp/MTH]

