‘SATU Indonesia’ dari Astra Untuk 7 Pemuda Kreatif


JAKARTA (DP) – PT Astra International Tbk. menyambut Hari Sumpah Pemuda dengan menggelar penganugerahan penghargaan kepada tujuh anak negeri yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi kehidupan masyarakat.

Pemberian penghargaan ‘SATU’ (Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia) 2018 dihelat di Jakarta, Sabtu malam (27/10), yang dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto.

Dalam pesannya, Prijono berharap ketujuh pemuda yang layak mendapatkan SATU ini dapat menjadi penggerak pembangunan Indonesia ke depan.

“Saya berharap penghargaan ini dapat lebih menginspirasi anak muda Indonesia, sehingga mereka semakin memberikan banyak perubahan positif demi kemajuan negara ini,” pesannya.

Adapun tujuh penerima penghargaan SATU masing-masing adalah Nordianto. Pemuda asal Kalimantan Barat ini telah mengembangkan program edukasi kesehatan terhadap remaja dan masih bersekolah.

Selanjutnya adalah Surya Dharma dari Sulawesi Tengah, yang berperan besar di dunia pendidikan. Ia berinisiatif membentuk perlunya program belajar tuntas hingga 12 tahun, bukan lagi 9 tahun.

Baca juga:  Begini Cara Kawasaki Indonesia Menyapa Langsung Konsumen Loyalnya

Penerima penghargaan SATU berikutnya di bidang lingkungan hidup, yakni Mohamad Hanif Wicaksono dari Kalimantan Selatan dengan program konservasi tanaman buah asli Kalimantan dan Franly Aprilano Oley dari Kalimantan Timur dengan program pengelolaan karst.

Kemudian Narman dari Banten meraih penghargaan di bidang kewirausahaan dengan program promosi dan penjualan kerajinan khas Suku Baduy.

Sementara anak muda dari Aceh Darussalam, Azza Aprisaufa, diganjar penghargaan SATU karena berperan di bidang teknologi dengan program penyediaan kebutuhan masyarakat melalui aplikasi saufacenter.com.

Tak hanya untuk perorangan, SATU juga diberikan untuk kategori kelompok, yang diraih Meidy Fitranto dan Faris Rahman dari DKI Jakarta berkat perannya dalam mengembangkan program aplikasi Nodeflux. Perusahaan yang digawangi keduanya menyediakan teknologi berbasis intelligent video analytics, dengan pembelajaran mendalam dan visi komputer.

Bagi para peraih SATU, Astra International memberikan bantuan dana kegiatan masing-masing senilai Rp60 juta dan pembinaan kegiatan.

Baca juga:  Kunjungi Markas Ferrari, Mahasiswa ITS Uji Nyali dalam Kabin GTC 4 Lusso

Pada tahun ini, jumlah pendaftar program SATU Indonesia 2018 mencapai 5.961 orang, melonjak 84,3 persen dibandingkan jumlah pendaftar tahun lalu yang sebanyak 3.234 orang. [dp/TGH]