BMW Siap Rilis Layanan ‘Taksi Online’ di China


BEIJING (DP) – Meluasnya penggunaan teknologi berbasis Internet ke berbagai aspek kehidupan masa kini, termasuk layanan transportasi dan mobilitas, membuat raksasa otomotif Jerman, BMW, dengan cepat menangkap peluang bisnis ini.

Di berbagai kota besar di seluruh dunia, layanan ride-hailing atau semacam taksi online di Indonesia, sudah menjadi salah satu bisnis menggiurkan seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan kaum urban untuk mobilitas praktis dan cepat.

Untuk itu, BMW bergerak cepat dan menjadi pabrikan mobil Jerman pertama yang meluncurkan layanan ride-hailing di China. Rencananya, layanan taksi online milik BMW itu meluncur pada Desember ini, yang akan membuat perusahaan asal Negeri Bavaria ini sebagai pabrikan mobil global pertama yang mendapatkan izin bisnis taksi online di negeri dengan pertumbuhan tercepat itu.

BMW Mobility Service, begitu nama anak perusahaan BMW Group tersebut, mendapatkan izin operasi ride-hailing di Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan, kata BMW dalam keterangan resminya.

Baca juga:  Corsa 'Lahirkan' Ban Khusus Yamaha Nmax

BMW Group mengatakan pada Oktober, pihaknya akan menambah kepemilikan saham di perusahaan patungan dengan Brilliance China Automotive Holdings menjadi 75 persen dari 50 persen.

Pasar ride-hailing China diperkirakan bernilai $23 miliar, lebih besar dari gabungan seluruh pasar ride-hailing di dunia, dengan Didi Chuxing mendominasi pasar dengan menguasai 90 persen pangsa pasar, demikian data yang disajikan perusahaan konsultan Bina & Co.

Sementara itu, rival BMW asal Jerman, Daimler, menyebutkan pada Oktober lalu bahwa mereka telah membangun bisnis patungan ride-hailing di China bersama Geely Group. Kemitraan kedua perusahaan otomotif itu dinilai sejumlah pengamat sebagai langkah awal dari rencana besar Geely untuk menanamkan saham di Daimler, yang notabene adalah induk dari Mercedes-Benz. [dp/TGH]