Honda HR-V Versi Listrik Siap Meluncur. Tampang Kok Mirip Toyota?


BEIJING (DP) – Honda selama ini kurang agresif bermain di segmen kendaraan listrik, namun untuk mengikuti tren yang berlaku di industri otomotif saat ini, pabrikan asal Jepang ini tak mau ketinggalan dari para rivalnya.

Selain mengembangkan mobil listrik Urban EV di Eropa, Honda juga menyiapkan Everus EV-1 untuk pasar China. Rencananya model ini akan memasuki masa produksi pada Desember 2018 dengan menggandeng Guangzhou Automobile Group Co., Ltd. sebagai mitra patungannya.

Berbasis crossover HR-V, Everus VE-1 menjanjikan daya jelajah 340 kilometer untuk sekali pengisian baterai berjenis lithium-ion berkapasitas 53,6-kWh. Sebuah motor listrik pada as roda depan mengalirkan tenaga 120 kW (163 PS; 161 horsepower) dan torsi 280 Nm (207 pound-feet).

Memiliki dimensi panjang 4.308 milimeter dan wheelbase 2.610 milimeter, Honda HR-V versi listrik ini dapat menjadi alternatif menarik di segmen crossover kompak listrik selain Hyundai Kona Electric. Tapi anehnya, tampang Everus EV-1 berbeda dengan kebanyakan model Honda lainnya, terutama desain lower grille yang lebih mirip dengan desain ‘Keen Look’ dari Toyota.

Baca juga:  Mitsubishi Motors Tampilkan SUV Listrik di Tokyo Motor Show 2019

Terinspirasi dari versi konsep yang diperkenalkan pada April 2018, Everus VE-1 memiliki tiga mode pengemudian: N untuk pengemudian normal, S untuk sport, dan B untuk menghemat baterai.

Meski Everus VE-1 belum dirilis, tapi perusahaan car sharing asal China, Rui Chida, sudah berkomitmen untuk menjadi pembeli pertama di Negeri Tirai Bambu.

Dari sisi harga, Honda sepertinya akan mematok di angka mulai 170.800 yuan ($24.600/Rp360 jutaan). Kok bisa semurah itu? Kuncinya ada di kebijakan pemerintah setempat yang memberikan insentif pajak untuk mobil listrik. Tapi meski demikian, Everus VE-1 masih 42.000 yuan (sekitar $6.000/Rp86 jutaan) lebih mahal ketimbang HR-V.

Karena tak punya pengalaman di kendaraan listrik, makanya Honda bermitra dengan produsen baterai terbesar China, Contemporary Amperex Technology (CATL), dalam program mobil listriknya dan kemitraan itu juga siap menembus pasar global. Program mobil listrik Honda bersama CATL itu sendiri diumumkan pada Mei 2018 lalu, bersamaan dengan pengumuman akan kelahiran Fit EV (Honda Jazz versi listrik) yang memiliki daya jelajah sekitar 300 kilometer.

Baca juga:  Honda e Resmi Dijual Mulai Musim Panas 2020

Honda mencanangkan target 65% dari mobil hybrid, plug-in hybrid, dan EV terhadap total penjualan hingga 2030. [dp/TGH]