Builder Indonesia Beradu ‘Ilmu’ di Jepang

The Falcon garapan Muhammad Perdana Agung Satria, kembali tampil di Yokohama Hot Rod Custom Show 2018.

JAKARTA (DP) – Untuk kedua kalinya KUSTOMFEST memboyong builder Tanah Air untuk melihat langsung perkembangan dunia custom di The 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018, di Pacifico Yokohama.

Dikemas dalam program KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018, kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi keberagaman para builder Indonesia agar bisa bersaing di level internasional dengan segala kreativitas, ide dan inovasinya.

Sebanyak delapan builder beserta hasil karyanya turut dalam program ini, diantaranya The Falcon karya Queenlekha Choppers (Yogyakarta), Kanjeng Nyai karya Psychoengine (Purwokerto) My Baager karya Imagineering Customs (Jakarta), dan Badak Agung karya AMS Garage (Bali).

Tak ketinggalan RCG 545 Chopper hasil garapan Ndra King (Bandung), Gerald 22 karya Geges Garage (Pekanbaru), Drakon karya Imagineering Customs (Jakarta), serta Gajah Ireng karya AMS Garage (Bali).

Director KUSTOMFEST, Lulut Wahyudi, menuturkan bahwa Yokohama Hot Rod Custom Show merupakan salah satu kiblat utama skena kustom kulture dunia, tampil dengan kualitas tinggi dan memperlihatkan identitas masing-masing builder.

Baca juga:  Lihat Tampilan Keren Toyota Hilux GR Sport

“Dua penghargaan yang diraih dua builder Indonesia pada ajang serupa tahun lalu, menjadi pemicu kami untuk bisa membawa karya lagi ke acara serupa tahun ini,” kata Lulut, dalam siaran resminya.

“Semuanya datang dengan desain yang berbeda dan ini menjadi ciri khas Indonesia, dimana dengan segala budaya dan keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan untuk bersatu mengangkat nama bangsa,” tambah Lulut.

Seperti tahun lalu, KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 kembali didukung Badan Ekonomi Kreatf (Bekraf) sebagai bukti desain produk berupa rancang bangun motor kustom merupakan sebuah kekuatan bangsa Indonesia dengan sumber daya alam melimpah.

Badak Agung karya Ajus Mulyawarman.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan KUSTOMFEST baik domestik maupun mancanegara. Disisi lain, lanjut Triawan, Bekraf juga mendukung langkah para pelaku dan penggiat industri kreatif Indonesia khususnya sub sektor desain produk di bidang otomotif di ajang tersebut.

Baca juga:  Jokowi Dijadwalkan Buka Selubung Ammdes di GIIAS 2018

“Apa yang dilakukan KUSTOMFEST adalah sebuah langkah masif dan terstruktur dalam upaya memperkenalkan dan mempromosikan desain produk kreatif di level dunia, berupa rancang bangun kendaraan roda dua karya anak bangsa berbasis modifikasi,” ujarnya.

Terkait dukungannya kali ini, dia menambahkan karena percaya para builder Indonesia mampu menghasilkan karya yang unik dan berbeda tak hanya di Tanah Air, tapi juga di mata dunia internasional.

“Hal ini dapat memicu pelaku-pelaku pada sub sektor lain untuk semakin bersemangat dalam memajukan kualitas ekonomi kreatif di Indonesia,” pungkasnya. [dp/MTH]