Dengan redBus, Pesan Bus Cukup di Genggaman Tangan


JAKARTA (DP) – Digitalisasi pemesanan tiket bukan lagi hal baru di dunia, seperti tiket konser musik, bioskop hingga kereta api dan pesawat terbang. Tapi untuk pemesanan dan pembelian tiket bus secara online, ini jelas menjadi ‘barang’ baru, khususnya di Tanah Air.

RedBus, platform pemesanan bus antar kota dan shuttle bus online terbesar di dunia yang didirikan pada 2006 di India, secara resmi meluncurkan layanan ini di Indonesia di Jakarta, Senin (3/12).

“Para pengguna bus di seluruh negeri dapat memesan dan membeli tiket bus maupun shuttle bus secara online untuk melakukan perjalanan ke berbagai kota di Indonesia dan memiliki rencana perjalanan yang pasti. Dengan visi mendigitalkan persediaan tiket bus dan shuttle bus, redBus bertujuan untuk mengurangi pekerjaan secara manual dan membuat proses pemesanan bus jauh lebih mudah dan nyaman, baik bagi operator bus maupun pengguna bus di Indonesia,” kata CEO redBus, Prakash Sangam, di Jakarta.

Baca juga:  BMW iNEXT, Crossover Listrik yang Bisa Nyetir Sendiri

Setelah melayani lebih dari 18 juta pelanggan di seluruh dunia dan menjual lebih dari 170 juta tiket bus, redBus saat ini beroperasi di enam negara, termasuk India, Kolombia, Indonesia, Malaysia, Peru, dan Singapura. Aplikasi mobile redBus telah diunduh lebih dari 32 juta kali dan termasuk dalam daftar 10 aplikasi perjalanan teratas di sebagian besar pasar.

“Setelah menyelesaikan berbagai permasalahan rumit yang dialami para pelanggan bus di berbagai negara, redBus diluncurkan di Indonesia dengan visi untuk mengubah ekosistem bus dan shuttle bus di Indonesia dan membuat hidup lebih simpel bagi para pelanggan bus. redBus membantu mereka untuk memesan tempat duduk favorit pada waktu perjalanan yang mereka inginkan tanpa harus mengalami kesulitan dengan berdiri dalam antrean panjang di loket,” papar Prakash.

Lebih dari 110 perusahaan otobus dan operator shuttle bus populer di Indonesia telah mempercayai redBus sebagai mitra resmi mereka untuk mendistribusikan tiket secara online. Beberapa perusahaan dan operator bus populer itu meliputi Sinar Jaya, Pahala Kencana, Lintas, Xtrans, Nusantara, Sumber Alam dan masih banyak lagi.

Baca juga:  Pertaruhan Harry 'Kriwil' di Debut Pertama Bersama GI-JOE Racing Team

Dengan dukungan dari para mitra ini, redBus dapat melayani sebagian besar permintaan bus dan shuttle bus yang berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah. redBus juga melihat minat yang besar pada rute pendek seperti Jabodetabek ke Bandung serta Joglo Semar (Yogyakarta, Solo, Semarang).

“Pengguna bus telah memesan tiket bus dan shuttle bus mereka pada lebih dari 1.400 rute unik bus yang menghubungkan lebih dari 150 kota di Indonesia. Perkembangan kami sangat pesat dan pada akhir 2019, kami berniat melipatgandakan jumlah mitra perusahaan otobus dan operator untuk memberikan pengguna kami lebih banyak pilihan, baik untuk perusahaan otobus maupun rute yang tersedia di seluruh Indonesia. Kami menargetkan untuk menjual lebih dari 200.000 kursi setiap harinya melalui www.redbus.id dan aplikasi mobile redBus,” ungkap Danan Christadoss, Country Head redBus Indonesia.

Data redBus mencatat bahwa saat ini audiens pengguna bus terdiri dari mahasiswa dan profesional muda yang jauh dari kampung halaman mereka, baik laki-laki maupun perempuan, 50% audiens tergolong dalam kelompok usia 18 hingga 24 tahun. Untuk lebih memudahkan seluruh proses pemesanan, redBus menyediakan beberapa opsi pembayaran yang aman bagi pengguna di Indonesia. Pembayaran tiket yang dipesan melalui redBus dapat dilakukan melalui transfer bank dengan menggunakan bank-bank populer seperti BCA, Mandiri, BNI dan BRI. Pengguna juga memiliki pilihan untuk membayar melalui GoPay atau melalui Alfamart. Ada juga opsi untuk membayar melalui kartu Kredit dan Debit, meski belum banyak pengguna yang memilih opsi ini untuk saat ini. [dp/TGH]