Ame Juarai King’S Cup Trophy International Rally of Thailand 2018

H. Rahmat menjuarai ajang King’s Cup Trophy, yang berlangsung di kawasan Don Chedi, Suphan Buri, Thailand.

JAKARTA (DP) – H. Rahmat berhasil menjuarai ajang King’s Cup Trophy yang merupakan bagian dari kejuaraan International Rally of Thailand 2018 yang digelar di kawasan Don Chedi, Suphan Buri, Thailand.

Pada kejuaraan yang berlangsung Sabtu-Minggu (8-9/12) lalu, pria yang akrab disapa Ame ini mampu menumbangi para pebalap unggulan lain yang turun di laga tersebut.

Di tahun ini, pebalap dari tim MRU Sederhana Motorsport dengan navigator Donny Wardonojuga berhasil memenangi beberapa perlombaan internasional lainnya, seperti International Rally of Malaysia yang terdiri dari beberapa putaran.

Ame pun akan dijadwalkan kembali bertanding di Terengganu, Malaysia, pada 14 dan 15 Desember mendatang. Atas kesuksesan yang diraih Ame, Rifat Sungkar mengaku salut dan bangga sebagai Ketua Komisi Rally Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Menurut Rifat, tujuan dirinya menempati komisi tersebut adalah untuk mendampingi atlet-atlet Indonesia untuk berani berlaga di kancah internasional.

Baca juga:  'Teman Mudik 2018', Planet Ban Siap Diandalkan

“Saya selalu ingin bendera Indonesia dapat berkibar di dunia. Keikutsertaan Ame ini juga otomatis menambah jam terbangnya. Lebih dari itu, Ame juga sukses membawa Indonesia lebih dikenal sebagai salah satu negara penghasil atlet-atlet berprestasi,” ungkap Rifat, dalam siaran resminya, Senin (10/12).

Tak hanya Ame, beberapa pereli Indonesia yang juga berkiprah di ajang internasional, diantaranya Julian Johan serta H. Putra Rizqy. Keduanya juga beberapa kali mengikuti ajang International Rally of Malaysia.

Rifat menilai bahwa keikutsertaan putra-putra bangsa di ajang internasional merupakan suatu program yang sangat serius menjelang digelarnya Asia-Pacific Rally Championship (APRC) di Indonesia pada 2019 mendatang.

Rifat mengatakan jika potensi dasar yang dimiliki Indonesia dengan berbagai kendaraan yang layak mengikuti kejuaraan internasional ini sebetulnya gambaran tentang betapa kita punya standarisasi yang baik yang statusnya bukan hanya nasional tapi juga internasional.

Baca juga:  Ada Toyota Prius Berwajah 'Seram' Garapan TRD

“Kebangkitan reli di Indonesia sangat dipengaruhi dengan prestasi atletnya. Masuknya APRC ke Indonesia tak lepas dari kecintaan dan keseriusan kita dalam memajukan kancah reli,” tambahnya.

“PR kami di komisi reli adalah untuk mempromosikan bagaimana Indonesia memiliki banyak kompetensi yang akan membuat peserta internasional melirik Indonesia sebagai destinasi untuk melangsungkan kompetisi di sini,” tutup Rifat.

Terakhir, Rifat berharap agar dengan mengoptimalkan kemampuan SDM terbaik, ditambah dengan dukungan positif dari pemerintah, Indonesia akan mendapatkan atensi dan semakin diperhitungkan di mata dunia. [dp/MTH]