Camry, Civic, Corolla, Accord, Para Calon ‘Penjajah’ AS 2019


LOS ANGELES (DP) – Di segmen mobil penumpang di banyak negara, posisi sedan semakin tergerus pasarnya oleh crossover dan SUV, dan bila di Amerika Utara ditambah dengan pickup bongsor sebagai pengganggu sedan.

Berbicara persaingan sedan di pasar Amerika Utara, khususnya Amerika Serikat, belakangan ini tetap dikuasai para pabrikan Jepang, seperti Toyota, Honda dan Nissan.

Meski sedan-sedan asal Negeri Sakura juga tergerus pasarnya dalam beberapa tahun terakhir, tapi mereka masih mampu mempertahankan penjualan tidak jatuh terlalu dalam. Itulah mengapa trio pabrikan mobil Jepang itu masih akan mempertahankan eksistensi beberapa model sedan di tengah gempuran model SUV dan crossover.

Berbeda halnya dengan pabrikan tuan rumah, yakni General Motors dan Ford, yang berencana tak berjualan sedan lagi di negeri mereka sendiri. Ironis memang, tapi sepinya pembeli di segmen ini karena banyak yang berpaling ke kendaraan jenis SUV, crossover dan pickup, mau tak mau mereka harus mengambil langkah strategis, salah satunya meninggalkan segmen sedan.

Bagaimana dengan para raksasa otomotif Negeri Matahari Terbit? Jelas mereka senang dengan hilangnya jagoan tuan rumah di pasar sedan Negeri Paman Sam. Dengan begitu, mereka akan dengan mudah ‘menjajah’ segmen sedan melalui sejumlah model yang selama ini memang menguasai pasar tersebut.

Entah sampai kapan mereka akan bertahan di segmen yang sudah semakin susut ini. Tapi paling tidak, untuk dua hingga tiga tahun ke depan, sedan masih mampu menarik perhatian konsumen asalkan memiliki desain sporty dan kaya fitur agar konsumen tak lari ke model lain. Bagi sebagian orang yang mendambakan kenyamanan, sedan masih unggul dibandingkan model SUV dan pickup. Faktor ini yang harus dijaga agar sedan masih tetap menggelinding dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga:  Toyota Siapkan Platform F1 Untuk SUV dan Pickup

Sebelum resmi berganti tahun 2019, mari kita melihat kiprah sedan-sedan terlaris di pasar AS selama 2018. The Motley Fool memiliki data sedan terlaris di Amerika tahun ini, yang ternyata dikuasai merek-merek Jepang, sedangkan merek tuan rumah menghuni papan bawah. Dengan bakal pamitnya sedan Amerika dari pasar mulai tahun depan, persaingan di segmen sedan pada tahun depan akan terjadi di antara merek-merek Negeri Sakura.

Berikut peta persaingan sedan di pasar AS hingga November 2018, yang kemungkinan posisinya tak jauh berbeda untuk 2019.

1. Toyota Camry


Toyota Camry telah menjadi salah satu sedan terlaris di Amerika selama puluhan tahun berkat kenyamanan dan daya tahan yang ditawarkan. Data Goodcarbadcar menunjukkan bahwa hingga November 2018, konsumen Amerika telah membeli 314.346 unit, atau turun lebih dari 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

2. Honda Civic

Jajaran model Honda Civic telah bertambah dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari sedan, coupe dan hatchback. Tentu saja model paling menarik adalah Civic Type R yang dibekali mesin turbocharged 2.0-liter 4 silinder bertenaga 306 hp (228 kW) dan torsi 295 lb-ft (399 Nm).

Baca juga:  Wapres: DP 0% Kredit Kendaraan Berisiko Tinggi Kredit Macet

Berkat beragamnya model, ditambah dengan harga terjangkau dan performa ciamik, Honda berhasil melego 299.376 unit Civic tahun ini. Tapi angka itu turun 13,45% dari 2017.

3. Toyota Corolla


Toyota baru saja memperkenalkan Corolla generasi anyar, yang tak cuma lebih gaya tapi juga memiliki performa apik, sehingga layak menjadi penantang Civic di segmen sedan kompak. Untuk tahun ini, penjualan Corolla hanya terpaut 21.000 unit dari Civic, dan diharapkan model terbaru akan semakin memangkas selisih itu atau bahkan melampauinya.

4. Honda Accord


Honda Accord model terbaru memiliki dimensi lebih besar dan lebih mewah ketimbang model lama. Tapi semua itu tak menjamin penjualan laris, karena hingga November 2018, Accord hanya terjual 262.444 unit hingga November, atau merosot 12,68%.

5. Nissan Sentra


Nissan saat ini tengah menggarap model all-new Sentra, tapi model yang beredar sekarang masih cukup punya penggemar, yang membuat sedan ini laku sebanyak 195.479 unit sepanjang tahun ini.

6. Nissan Altima

Penjualan Nissan Altima telah terkikis hampir 19% tahun ini, tapi diharapkan model terbaru yang diperkenalkan di ajang New York Auto Show pada April lalu dan unitnya bahkan sudah dipesan sekarang, diharapkan dapat mendulang lebih banyak pembeli tahun depan. Harapan itu buksn sekadar yarapan, karena Altima anyar punya banyak kelebihan dibandingkan model lawas, seperti kabin lebih berkelas, ada pilihan fitur all-wheel drive dan juga mesin all-new turbocharged 2.0-liter 4 silinder dengan teknologi variable compression. Mesin ini menghasilkan tenaga 248 hp (185 kW / 251 PS) dan torsi 280 lb-ft (379 Nm).

Baca juga:  Shell Siapkan Program 'Asyik' Buat Pemegang Shell ClubSmart

7. Hyundai Elantra


Model facelift Elantra sudah mulai dijual, tapi model lama masih mampu mengemas penjualan 185.339 unit hingga November. Memang tidak terlalu impresif, tapi model ini menjadi salah satu dari sedikit model yang mencatat kenaikan penjualan tahun ini.

8. Ford Fusion


Sungguh menyedihkan mendengar keputusan Ford untuk ‘membunuh’ sedan terlarisnya di Amerika meski berhasil terjual 157.548 unit hingga November. Keputusan itu didasarkan fakta bahwa Fusion mengalami penurunan penjualan 18% tahun ini, sehingga Ford menilai tak layak untuk berinvestasi mengembangkan model baru.

9. Chevrolet Cruze

Tak kalah mengejutkannya adalah nasib Chevrolet Cruze, yang notabene sedan terlaris GM, yang akan segera memasuki ‘liang lahat’ setelah mengalami penurunan penjualan sekitar 20%.

10. Chevrolet Malibu

Chevrolet Malibu juga akan meninggalkan medan persaingan di segmen sedan medium, yang akan memberikan tempat lebih besar di panggung bagi Camry atau Accord. Padahal Malibu bisa menjadi ‘pelarian’ bagi mantan konsumen Cruze dan Impala.

Bagi The Big Three versi Jepang, hilangnya persaingan dari para pabrikan Amerika memang menjadi berkah tersendiri. Hanya saja, perubahan tren di seluruh dunia yang lebih meminati crossover dan SUV, harus segera diantisipasi, karena kalau tidak sedan mereka juga bakal menyusul masuk ke ‘liang lahat’. [DP/TGH]