Pabrikan China ini Siap Buka Mata Dunia Dengan Teknologi Driver Tablet


LAS VEGAS (DP) – Pameran elektronik terbesar dunia, Consumer Electronic Show (CES) tinggal menghitung hari, dan di ajang tahunan tersebut Byton bakal memperkenalkan apa yang mereka sebut sebagai teknologi antarmuka (interface) otomotif paling intuitif di dunia.

Meski informasi detil masih tersimpan rapat-rapat oleh perusahaan asal China ini, tapi setidaknya beberapa foto yang terunggah dan dirilis oleh carscoop telah menunjukkan bagaimana tampilan interiornya kelak saat dipertontonkan ke publik.

Berdasarkan foto-foto tersebut, jelas terpampang bahwa atmosfer kabinnya bakal mengikuti jejak dari konsep M-Byte yang telah dipertontonkan sebelumnya di ajang serupa tahun lalu.

Terlepas desainnya yang hampir pasti menyerupai konsepnya, revisi telah dilakukan pada lingkar kemudi dimana disematkan layar terintegrasi, yang oleh perusahaan disebut sebagai ‘Driver Tablet’.

Penampilan M-Byte saat di ajang CES tahun lalu.

Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar teaser, peranti ini memberikan kemudahan akses untuk ‘menyentuh’ fitur-fitur yang umum digunakan seperti radio, sistem pengontrol udara di kabin, serta memiliki ikon untuk aplikasi dan pengaturan.

Baca juga:  Porsche Macan Next-Gen tak Lagi Bisa 'Mengaum'

Detil tambahan lainnya memang sukar untuk disebutkan, namun tampilan dasbor cenderung lebih melengkung ketimbang versi konsepnya, serta layar lebar yang membentang di sepanjang dasbornya.

Tidak dijelaskan seberapa besar dimensi dari layar tersebut, namun bila melihat model konsepnya yang memiliki luas 124 x 24 cm tentu tidak akan jauh berbeda. Keunggulan dari layar ini yaitu dapat menyesuaikan tingkat kecerahannya dengan kondisi cahaya sekitar.

Rincian keseluruhan dari mobil ini dijadwalkan bakal dirilis pada 6 Januari, dan pihak Byton mengklaim bakal memulai produksi di China akhir tahun ini. Menyusul peluncuran di China, M-Byte direncanakan akan tiba di Amerika Serikat pada 2020, dengan banderol dimulai dari harga US$45.000.

M-Byte model entry level dibekali baterai berdaya 71 kWh guna menggerakkan motor listrik yang menghasilkan tenaga 268 hp dengan torsi 400 Nm.

Dengan kombinasi tenaga dan torsi ini, memungkinkan crossover penggerak roda belakang tersebut mampu menjelajah hingga sejauh 643 km dengan sekali pengisian daya.

Baca juga:  Cabut dari China, Suzuki Fokus ke Pasar India

Ditawarkan juga varian all-wheel drive (AWD) yang dilengkapi sepasang motor listrik dengan daya baterai hingga 95 kWh, menghasilkan output gabungan 469 hp dan torsi 710 Nm. Dengan ‘amunisi’ tersebut, M-Byte mampu berjalan sejauh 519 km. [dp/MTH]