Ini Cara Ferrari Rayakan Ultah ke-50 Michael Schumacher


TURIN (DP) – Pada 3 Januari 50 tahun silam di kota Hürth, Jerman, telah lahir bayi laki-laki yang kelak mengguncang dunia balap berkat kepiawaiannya mengemudikan mobil balap single seater.

Medio pekan ini, dunia memperingati hari ulang tahunnya meski yang bersangkutan masih terbaring lemas di tempat tidur sejak lima tahun lalu karena mengalami koma.

Ya, Michael Schumacher nama bocah laki-laki itu, sebuah nama yang menjadi salah satu legenda di dunia balap kasta tertinggi berkat raihan tujuh gelar juara dunia Formula Satu. Tapi sayang, Schumacher tak bisa merayakan ulang tahun ke-50 bersama orang-orang yang mengasihinya karena masih berjuang untuk kembali sadar menyusul kecelakaan yang dialaminya pada 2013 lalu saat bermain ski.

Setelah sempat dirawat di rumah sakit di Swiss akibat kondisinya yang kritis, Schumacher kemudian dirawat di rumahnya di Gland, Swiss. sampai saat ini dunia tidak mengetahui bagaimana kondisi terakhir sang legenda. Hanya pihak keluarga yang tahu tentang kondisi terkini Schumacher.

Sebagai bentuk penghormatan bagi pencapaian Schumacher saat berlaga di ajang balap Formula Satu bersama Ferrari, tim yang bermarkas di Italia itu membuka sebuah museum bernama ‘Michael 50’ di Maranello, yang sekaligus sebagai markas tim berjuluk Kuda Jingkrak itu. Museum itu akan menceritakan kepada pengunjung betapa Schumacher sulit untuk disaingi dalam pencapaian karirnya di F1, di mana ia mampu memenangi tujuh gelar juara dunia, 91 kemenangan di podium pertama dan 155 tampil di podium.

Di Hall of Victories dipajang mobil yang pernah digeber Schumacher selama tujuh tahun berlaga bersama Ferrari. Koleksi mobil yang dipajang di sana mencakup F310 model 1996, yang pernah memenangi tiga Grand Prix, dan F399 model 1999, yang pernah juara konstruktor. Juga ada 2000 ‘Alba Rossa’ (‘Red Dawn’), yang memberikan gelar juara dunia pertama bagi Ferrari sejak Jody Scheckter memenanginya 21 tahun sebelumnya. Beberapa mobil lain yang dipajang adalah pemecah rekor dunia F2002 dan F2004, serta 248 F1 model 2006.

Tak hanya mobil balap F1 yang ditampilkan, karena di museum itu juga dipertontonkan bagaimana kehidupan Schumacher setelah pensiun dari dunia balap, yakni ketika ia membantu mengembangkan mobil versi jalan raya untuk Ferrari. Schumacher juga terlibat dalam pengembangan 430 Scuderia pada 2007 dan California pada 2008, yang keduanya juga dipamerkan di museum tersebut.

Nah, jika Anda berniat berkunjung ke Maranello, museum ‘Michael 50’ sekarang sudah dibuka bersamaan dengan museum ‘Driven by Enzo’ dan ‘Passion and Legend’. Ruang pamer ‘Michael 50’ dibangun atas kerjasama dengan Keep Fighting Foundation, organisasi nirlaba yang diinspirasi oleh Schumacher. [dp/TGH]