Bajaj Roda 4 Pengganti Bemo Bakal ‘Disetrum’


NEW DELHI (DP) – Bajaj roda empat berjuluk Qute memang belum sepopuler Bajaj roda tiga yang sudah wira-wiri di Jakarta sejak era 1970-an. Tapi beberapa wilayah Ibukota, seperti Bendungan Hilir, Qute sudah menjadi ‘teman’ bagi banyak masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di kawasan itu.

Kehadiran Qute di Ibukota khususnya, adalah untuk menggantikan peran Bemo, kendaraan angkutan penumpang roda tiga yang beroperasi sejak 1960-an. Seiring bertambahnya usia sang Bemo, ditambah lagi dengan emisi gas buang mesin 2 tak yang tak lagi ramah lingkungan, membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapus operasional Bemo untuk digantikan dengan Bajaj Qute.

Meski lebih ramah terhadap lingkungan, tapi bos Bajaj di India sudah menyiapkan versi Qute bertenaga listrik. Model ini memang untuk mengantisipasi standar emisi yang kian ketat di India.

Untuk itu, melalui konferensi pers yang digelar belum lama ini, Bajaj Auto mengumumkan rencana peluncuran Qute listrik pada tahun depan, seiring dengan penerapan regulasi emisi BSVI yang lebih ketat.

Baca juga:  Bebas BBN Tiap Pembelian BMW Model ini di BMW Exhibition

Managing Director Bajaj Auto, Rajiv Bajaj, menjelaskan bahwa elektrifikasi kendaraan roda dua dan empat sedang disiapkan. Tapi ia tak menjelaskan secara detail jadwal peluncuran kendaraan listrik racikan Bajaj itu.

Ia hanya berujar bahwa kendaraan dengan emisi nol persen bisa jadi meluncur tahun depan atau dua tahun lagi, termasuk untuk Qute.

“Mungkin peluncurannya bersamaan dengan penerapan regulasi BSVI yang mulai efektif berlaku April 2020,” tuturnya.

Untuk diketahui, Qute atau dulunya bernama RE60, melakukan debut pada 2012 dan baru mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait sebagai kendaraan penumpang pada Juni 2018 lalu.

Bajaj Qute standar sanggup ‘meminum’ bensin, CNG dan LPG untuk menggerakkan mesin berkapasitas 216,6 cc dengan tenaga sebesar 13,5 horsepower dan torsi 19.6 Nm. Mesin 4 langkah bersilinder tunggal ini dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan. Kecepatan puncaknya adalah 70 km/jam.

Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 8 liter, dengan tingkat konsumsi rata-rata adalah 35 km per liter. [dp/TGH]