Actros dan Axor Kendaraan Komersial Mercedes Terlaris di 2018

Mercedes-Benz Axor

JAKARTA (DP) – Kesuksesan merek Mercedes-Benz pada sektor penjualan di Indonesia tidak hanya untuk kendaraan penumpang saja, juga mengalir untuk segmen kendaraan komersial yang digawangi PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI).

Sepanjang 2018 lalu, distributor resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Tanah Air ini mengklaim pencapaiannya berhasil melebihi perolehan penjualan yang diraih di 2017.

Disebutkan dalam rilisnya yang diterima Dapurpacu, Kamis (31/1) lalu, pertumbuhan penjualan lini produk niaga Mercedes-Benz mencapai lebih dari 100%. Model Actros dan Axor menjadi varian dengan kontribusi terbesar selama periode tersebut.

Pertumbuhan masif pada sektor infrastruktur, logistik dan pertambangan menjadi faktor pendorong pertumbuhan seluruh unit bisnis DCVI, yang mengisi seluruh segmen niaga di Indonesia.

Karena itulah, DVCI mengklaim produk-produknya yang mengisi segmen truk heavy-duty dan segmen bus premium, mampu memenuhi ekspektasi konsumen khususnya para pengusaha.

Secara rinci, baik Actros maupun Axor mencatat pertumbuhan angka penjualan 209% dan 156% secara berurutan. Diluncurkannya Axor 2523 R, varian jarak roda yang lebih pendek di tahun lalu juga memperkuat posisi DCVI di pasar Indonesia.

Baca juga:  Dua Rider Muda Indonesia Ini Lakukan Atraksi Freestyle Ter-extreme

Pada semester ke-2 2018, DCVI meluncurkan sasis bus Mercedes-Benz 1623 RF dan O500 RS 1836 untuk menjawab permintaan dari transportasi dalam kota maupun antarkota.

Selain itu, 2018 juga menjadi tahun yang mengesankan bagi produksi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia. Semenjak awal produksi Axor di Indonesia pada Agustus 2017, DCVI berkomitmen untuk terus meningkatkan komponen lokal.

Mercedes-Benz O 500 RS 1836 – 3.

Atas komitmen tersebut, DVCI dianugerahi sertifikat IKD oleh Kementrian Perindustrian setelah melampaui standar 25% lokal komponen.

Khusus untuk Axor dan bus, DCVI fokus untuk meningkatkan jumlah produksi sejak Januari 2018 dan berhasil mencatat peningkatan volume produksi sebesar 106%. Bersama dengan sertifikasi IKD, DCVI menargetkan kesiapan produksi massal di tahun 2019.

Selama 2018, DCVI juga memperluas jaringan dealer khusus untuk kendaraan niaga guna memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan. Total 13 dealer telah dibuka dan berencana akan menambah lagi jaringan di tahun-tahun mendatang. [dp/MTH]