Kelak, Buka Pintu Mobil Bisa dengan Sistem Pengenal Wajah


LOS ANGELES (DP) – Dengan teknologi digital yang semakin canggih saat ini, melakukan hal yang sebelumnya tidak mungkin, bisa menjadi mungkin. Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang mengalami kemajuan pesat dalam hal penerapan teknologi.

Pada zaman dulu dan untuk beberapa model kendaraan entry level, untuk membuka pintu sangat sederhana, yakni tinggal memasukkan anak kunci ke lubang kunci pada handel pintu dan putar, maka pintu akan membuka atau menutup.

Teknologi terus berkembang sampai akhirnya ditemukan sistem tanpa kunci (keyless entry system) untuk membuka dan mengunci pintu. Bahkan pada sistem ini diintegrasikan dengan fitur start stop engine, yaitu menghidupkan dan mematikan mesin kendaraan tanpa anak kunci, melainkan dengan hanya menekan tombol.

Nah, teknologi untuk urusan membuka pintu mobil yang terkunci ternyata tak hanya berhenti di sini. Sejumlah perusahaan teknologi mencoba mencangkokkan sistem yang diterapkan pada telepon seluler pintar ke dalam kendaraan.

Baca juga:  Perkenalkan Chris, Asisten Digital Bikin Anda Nyaman Saat Mengemudi

Apple, perusahaan teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, mencoba menerapkan teknologi pengenal wajah yang biasa digunakan untuk membuka layar ponsel yang terkunci pada kendaraan.

Raksasa teknologi yang kondang dengan produk ponsel bernama iPhone ini bahkan sudah mendaftarkan paten untuk penerapan facial recognition system untuk membuka pintu mobil ketika pemilik mobil mendekati jendela atau pintu.

Disebutkan juga bahwa sistem juga bisa mengakomodasi beberapa setelan pribadi dari pengemudi, seperti setelan posisi tempat duduk, spion, setir dan bahkan AC. Sebenarnya, sistem ini sudah disematkan pada beberapa mobil premium saat ini, meski belum terintegrasi dengan sistem pengenal wajah.

Berdasarkan dokumen paten yang didaftarkan Apple di lembaga paten di AS, disebutkan bahwa fitur pengenal wajah itu akan diintegrasikan dengan sistem operasi iOS, yaitu sistem operasi yang digunakan oleh gadget lansiran Apple.

Sepertinya sistem itu mirip dengan teknologi Face ID yang diluncurkan pertama kali pada November 2017 bersamaan dengan rilis iPhone X.

Baca juga:  Niat Mudik Naik Motor, Pastikan Servis Jauh-Jauh Hari

Beruntungnya, jika pengemudi bukan pengguna produk Apple, teknologi pengenal wajah akan diintegrasikan pada eksterior kendaraan, terutama pada kaca jendela.

Paten ini sendiri bukanlah hal baru, tapi baru terkuak sekarang. Diketahui bahwa Apple pertama kali mendaftarkan paten ini pada Februari 2017. Anda mungkin ingat bahwa saat itu Apple tengah menggarap proyek mobil otonom bernama Project Titan.

Dengan cukup lamanya waktu pengajuan paten hingga sekarang, beberapa kalangan menpertanyakan apakah Apple masih mengembangkan fitur tersebut pada kendaraan atau sudah meninggalkannya.

Tapi satu hal yang patut disoroti tentang sistem ini adalah akurasinya dalam mengenal wajah. Pasalnya, beberapa waktu lalu muncul pemberitaan mengenai masalah pada Face ID yang dialami pengguna Apple di Asia, yaitu sistem tidak bisa mengenali wajah penggunanya. Isu menjadi penting diperhatikan, terlebih di dunia ini pasti ada orang yang memiliki wajah mirip, atau si pengguna mengubah tampilan wajahnya, sehingga sistem tak kenal lagi dengan wajah yang pertama kali direkam. [dp/TGH]