Peduli Lingkungan, Wahana Buat Standar Kelola Limbah

Wahana himbau 333 AHASS Jakarta Tangerang wajib berikan limbah aki dan oli pada vendor tersertifikasi.

JAKARTA (DP) – PT Wahana Makmur Sejati (WMS) telah menginstruksikan ke seluruh jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di wilayah Jakarta dan Tangerang untuk mengumpulkan limbah oli dan aki kepada perusahaan tersertifikasi mengelola limbah yang ditunjuk oleh Wahana.

Hal ini dilakukan dalam rangka penanggulangan limbah komponen yang disinyalir berbahaya bagi lingkungan, dengan membuatkan standarisasi terkait penanganan limbah yang dihasilkan.

Program ini sejalan dengan semangat Wahana di tahun ini yaitu ‘Be A Dahsyat and Green Wahanian’, sebagai langkah serius menangani limbah yang ada pada proses layanan after sales.

Penandatanganan MoU penanganan limbah oleh Wahana dan pihak vendor.

“Jadi kami telah memberikan himbauan kepada 333 jaringan AHASS kami untuk mengumpulkan limbah oli dan aki kepada vendor bersertifikasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah kami tetapkan,” papar Head of Technical Service Function Wahana, Taufiqurrohman.

Tak hanya oli dan aki, kedepannya seluruh limbah yang ada akan dilakukan hal serupa. Untuk limbah spare part hasil perbaikan motor, selama ini AHASS kembalikan kepada konsumen sehingga tidak tertinggal di bengkel.

Kedepannya, konsumen yang melakukan perawatan dan perbaikan di AHASS akan diedukasi untuk menyerahkan spare part bekas mereka untuk dikelola secara baik oleh bengkel terkait.

Sementara itu, tidak hanya sekedar mengelola limbah, Wahana melalui Yayasan Wahana Artha juga memberdayakan warga Desa Cinangka Bogor yang banyak bekerja sebagai pelebur aki bekas.

Salah satu box yang digunakan menyimpan limbah aki dan oli dan wajib dimiliki oleh 333 AHASS di bawah Wahana.

Tidak hanya membuat sampah pembakaran aki bekas, proses pengolahan aki ini juga berakibat kerusakan lingkungan dan kesehatan. Pemberdayaan dilakukan dengan cara pemberian pelatihan mekanik hingga pembangunan bengkel sepeda motor umum yang dapat digunakan sebagai usaha pengganti pengolahan limbah aki nantinya.

“Isu lingkungan menjadi salah satu tema kerja kami tahun ini. Menjaga lingkungan sama dengan menjaga kelangsungan hidup. Tak hanya sekedar berikan layanan, diharapkan konsumen di Jakarta dan Tangerang dapat teredukasi dan peduli dengan lingkungan,” tutup Taufiqurrohman. [dp/MTH]