Indonesia Siap ‘Banjiri’ Australia dengan 1,2 Juta Kendaraan


JAKARTA (DP) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan setelah Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) ditandatangani, Indonesia membidik ekspor otomotif dengan potensi hingga 1,2 juta unit kendaraan.

“Pasar yang terbuka yang ditargetkan menjadi primadona ekspor ke Australia adalah otomotif. Itu karena market-nya cukup besar, yakni 1,2 juta kendaraan, terlebih industri di Australia sudah tutup semua,” kata Airlangga saat menghadiri Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (13/3).

Ia menjelaskan melalui Perjanjian IA-CEPA, Indonesia juga memproyeksi mampu menggenjot ekspor mobil listrik dan hybrid ke Negeri Kanguru dengan tarif preferensi nol persen.

Menurut dia, pasar ekspor otomotif ke Australia terbuka lebar karena dalam 10 tahun terakhir, industri otomotif di negeri itu menutup pabriknya karena pasar di sana dianggap tidak menguntungkan bagi produsen mobil seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar Australia.

Untuk memenuhi kebutuhan kendaraan roda empat, selama ini Australia mengandalkan impor dari beberapa negara, seperti Thailand, Jepang, China, dan India.

Baca juga:  Hadir di Indonesia, All New BW X4 Dijual Terbatas

Airlangga menambahkan, saat ini pesaing industri otomotif Indonesia di ASEAN hanya Thailand. Dengan dibukanya CEPA dengan Australia, ditargetkan ekspor otomotif Indonesia bisa melewati Thailand.

Saat ini, produksi Thailand lebih tinggi dari Indonesia, yakni sebesar 2,1 juta unit dengan ekspor 1,1 juta unit, sedangkan Indonesia produksinya 1,3 juta unit dan ekspor 346 ribu unit.

Berdasarkan tipe, permintaan mobil di Australia, jika digabung mobil penumpang dengan tipe Sport Utility Vehicle (SUV), setiap tahun bisa mencapai 70 persen dari total pasar di negeri tersebut.

Mobil penumpang kerap kali diisi jenis mobil sedan ataupun crossover, sedangkan SUV serta mobil komersial yang paling banyak diburu tak lain adalah pickup kabin ganda.

Daftar merek mobil terlaris di Australia antara lain Mazda 3, Toyota Corolla, Camry, Holden, Toyota RAV 4, dan Hyundai i30. Selain itu, mobil-mobil kabin ganda seperti Toyota Hilux, Ford Ranger, serta Isuzu D Max mencatatkan penjualan moncer.

Baca juga:  Suryanation Ridescape Sambangi Kota Padang

Penjualan Toyota di Australia mencapai rata-rata 200.000 unit per tahun. Dengan hitungan tersebut, merek asal Jepang itu menguasai rata-rata 17,5 persen pasar otomotif. [dp/PNB]