Cara AHM Bentuk Karakter Aman Berkendara Para Milenial


JAKARTA (DP) – Beragam cara dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dalam mengembangkan gaya hidup milenial yang peduli keselamatan berkendara. Salah satunya melalui Safety Riding Camp 2019, untuk para siswa-siswi SMA dan SMK se-Jabodetabek dan Banten.

Serangkaian edukasi dan latihan ketrampilan berkendara pun diberikan yang dikemas dalam ‘Cari_Aman Bukan Cari Nama’. Selama dua hari (19-20/3), para siswa juga berdiskusi beragam topik keselamatan berkendara secara efektif di kalangan anak muda.

Didukung tim NTMC Polri, para siswa juga disuguhkan perspektif baru dalam memandang perlunya mematuhi peraturan lalu lintas,lewat buku Fiqih Lalu Lintas karya akademisi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Buku Fiqih Lalu Lintas ini diklaim merupakan buku pertama di Indonesia yang melihat keselamatan berkendara dari persepektif moral keagamaan. Para peserta datang dari 26 SMA yang merupakan sekolah binaan AHM.

Selain itu, peserta Safety Riding Camp 2019 dibekali cara berkampanye dan berkomunikasi yang efektif melalui penulisan kreatif, fotografi dan pemanfaatan media sosial.

Baca juga:  Polda Metro Jaya: Tes Psikologi SIM Ditunda!

Pada hari kedua, praktek berkendara yang aman serta pelatihan menjadi pribadi yang lebih komunikatif dalam menyampaikan pesan, fokus pada tujuan, serta senantiasa antisipatif di setiap keadaan.

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan Safety Riding Camp merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara secara aktif dan berkesinambungan.

“Dengan bekal karakter positif yang dikolaborasikan komunikasi efektif khas anak muda, diharap dapat tercipta budaya baru dalam berlalu lintas sekaligus mengembangkan model kampanye yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Muhibbuddin. [dp/MTH]