Pertamina Targetkan 160 Titik BBM Satu Harga Tahun ini

Pertamina hadirkan BBM Satu Harga di Aru Utara.

JAKARTA (DP) – PT Pertamina (Persero) telah merampungkan misinya untuk BBM Satu Harga di seluruh Indonesia, khususnya di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Hingga kini, sebanyak 124 titik BBM Satu Harga telah terbangun dan dinikmati oleh masyarakat di daerah itu.

Respon positif dibuktikan dengan realisasi volume penyaluran BBM Satu Harga pada Desember 2018 yang mencapai sebanyak 88.543 KL per bulan.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan ke-124 titik tersebut tersebar di Papua (28 titik), Kalimantan (27 titik), Sumatera (24 titik), Nusa Tenggara (16 titik), Sulawesi (14 titik), Maluku (11 titik) dan Jawa – Bali (4 titik).

Dalam keterangan resminya, Senin (15/4) lalu, Fajriyah optimis bisa meneruskan program ini dengan baik dan mencapai target pelaksanaan BBM Satu Harga di 160 titik wilayah Indonesia.

“Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang merasakan dampaknya sesuai ketetapan pemerintah, yaitu Premium Rp 6.450 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter,” ujarnya.

Salah satu titik BBM Satu Harga yang berada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Untuk tahun ini, Pertamina akan memperluas lagi di Sumatera sebanyak 2 titik, Kalimantan 8 titik, Sulawesi 3 titik, Jawa & Bali 1 titik, Nusa Tenggara 11 titik, Maluku 7 titik dan Papua 4 titik.

“Pertamina senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPH Migas dan juga Kepolisian dalam pengawasan dalam pendistribusian BBM Satu Harga agar tepat sasaran serta menghindari adanya penyimpangan dan penyelendupan,” jelasnya.

Salah satu wilayah yang telah merasakan dampak BBM Satu Harga adalah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. DI wilayah ini, Pertamina telah menyalurkan BBM jenis premium dan solar sebanyak 50.000 liter setiap bulannya melalui empat lembaga penyalur di Kepulauan Mentawai.

Keempat titik BBM Satu Harga tersebut terletak di Sipora Utara (PT Rimata Saibi Jaya), Sipora Selatan (PT Ekindo Putra Andalas), Siberut Utara (PT Energi Saibi Jaya), dan Sipora Selatan (PT Ekindo Putra Andalas).

“Pertamina menjamin ketersediaan pasokan untuk empat SPBU tersebut yang penyalurannya dilakukan setiap dua sampai tiga kali dalam sebulan,” pungkasnya.

Fajriyah menambahkan empat SPBU di Kepulauan Mentawai tersebut merupakan bagian dari 24 titik BBM Satu Harga yang sudah beroperasi di Pulau Sumatera. [dp/MTH]