Ada Mitsubishi Pajero Final Edition. Saatnya Ucapkan Sayonara


TOKYO (DP) – Para penggemar SUV bongsor perambah medan berat di seantero jagat pasti akan merasa kehilangan dengan rencana kepergian Mitsubishi Pajero ke alam fana, alias tak lagi diproduksi lagi.

Pajero di masa kejayaannya sempat mengukir berbagai prestasi gemilang di ajang reli terganas di dunia, yaitu Paris Dakar, dan beragam pentas reli ganas lainnya, salah satunya digeber oleh pereli Jepang Kenjiro Shinozuka.

Popularitas nama Pajero bahkan kini disematkan pada model SUV berlogo tiga berlian lainnya, yakni Pajero Sport. Dengan mewarisi DNA Pajero, Pajero Sport juga dikenal andal.

Tapi ke depan, Pajero Sport sepertinya akan berusaha untuk menjaga marwah sebagai SUV Mitsubishi tangguh dan mengemban nama legendaris itu sendirian.

Pasalnya, Mitsubishi memutuskan untuk mengakhiri hidup rival Toyota Land Cruiser ini, setidaknya untuk pasar Jepang. Entah untuk pasar lain apakah Pajero masih akan dipertahankan atau tidak. Cuma dengan kecilnya angka penjualan Pajero, alangkah bijak jika Mitsubishi menyampaikan sayonara kepada model ini.

Baca juga:  Arya Rafi Targetkan Adu Nyali di Ajang Balap Internasional

Sebagai tanda perpisahan, Mitsubishi baru saja merilis Pajero Final Edition, dan edisi ini juga tak banyak, yaitu hanya tersedia 700 unit di Jepang.

Dari sisi spesifikasi, Pajero Final Edition tak jauh berbeda dengan Pajero standar. Versi limited-edition ini juga dibekali sunroof besar. Hanya saja, versi edisi khusus ini dilengkapi jok berlapis kulit asli dan sepasang roof rail. Selain itu, edisi Final Edition memiliki kesamaan dengan Pajero biasa.

Bahkan mesinnya pun sama dengan versi standar, yakni mesin 3.2-liter turbodiesel bertenaga 192 PS dan torsi 441 Nm. Bedanya, Pajero Final Edition disematkan rear locking differential standard, untuk mendukung center locking differential pada sistem penggerak 4 rodanya.

Yang membuat Pajero Final Edition lebih spesial ketimbang versi standar adalah penambahan sejumlah aksesoris, seperti scuff plate dan stiker bertuliskan Final Edition Pajero.

Para pembeli juga diberi hadiah berupa jam tangan quartz Citizen edisi terbatas, yang memiliki logo Mitsubishi Motors. Sama dengan Pajero Final Edition, jam tangan ini juga hanya dibuat sebanyak 700 unit.

Baca juga:  Menguak Kelebihan dan Kekurangan New Suzuki Ertiga

Dengan berakhirnya era Pajero, belum diketahui apakah Mitsubishi akan melahirkan versi generasi barunya. Tapi dengan kemunculan konsep Engelberg beberapa waktu lalu, yang dikenal sebagai konsep e-Yi di Shanghai, banyak yang berharap konsep itu sebagai cikal bakal Pajero next-generation.

Seraya menunggu keputusan Mitsubishi, marilah kita ucapkan selamat jalan kepada Pajero, sang legenda perambah medan berat. Sayonara Pajero! [dp/TGH]