Jelang Mudik, Bodypack Rilis Produk Tas Terbaru


BANDUNG (DP) – Produsen tas dalam negeri, Bodypack terus memperluas lini produknya dengan memperkenalkan sejumlah produk baru untuk masyarakat. Momentum mudik menjadi inspirasi terciptanya produk anyar tersebut.

“Konsumen di era ini makin unpredictable, dan tidak terbiasa lagi dicekoki dengan berbagai promo,” jelas Dian Maulana, Marketing Manager Bodypack, dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

“Strategi konten attract, engage, confirm menjadi sangat penting untuk bisa menyentuh titik emosional pelanggan, sehingga cerita yang melibatkan pelanggan atau komunitas akan lebih menarik,” tambahnya.

Selain itu, memasuki semester dua tahun ini, Bodypack menawarkan beberapa hal menarik untuk menegaskan posisinya di tengah era disruptif. Dian mengklaim langkah inilah yang menjadi misi Bodypack dalam menembus pasar.

Dari sisi produk, Bodypack merilis Bodypack Ramadhan, yaitu produk baru untuk travelling di saat mudik. Lalu ada juga Bodypack Back To School, produk untuk kebutuhan sekolah dan kuliah.

“Masuknya Bodypack untuk segmentasi sekolah dan kuliah adalah peluang besar sekaligus tantangan untuk bisa eksis di segmentasi itu,” kata Dian disela perkenalan produk baru di Upnormal Coffee Roasters Global Project, Bandung.

Luncurkan Program Online dan Off line

Tidak hanya produk, beragam program juga sudah siap menyapa para kaum urban. Salah satu program on line yang menjadi andalan Bodypack adalah merilis program web series #BaikLebihBaik di YouTube.

Dieng Sasongko, Marketing Communication Bodypack, mengakui baik program on line maupun off line mengacu pada riset yang telah dilakukan Bodypack. Dalam meracik program, Bodypack terjun langsung mengamati perilaku target marketnya.

“Atas dasar itu kita mendapat beberapa masukan ide, yang akhirnya kita ramu sedemikian rupa dan akhirnya kita buat beberapa program-program yang menarik untuk target market kita,” lanjut Sasongko.

Terkait webseries, berkisah tentang persahabatan di sebuah bengkel motor bernama Baik Bike. Andika Bagja Wibawa yang bertugas sebagai penulis cerita sekaligus sutradara, menasbihkan Wanda Urban untuk berperan sebagai Bani/Pak Bos, Elmi Urban sebagai Ebed/Montir, Sony Bastian sebagai Norman/Kasir, dan Pevi Permana sebagai Pevi/Pemuda Hijrah.

Selain itu, cerita bernuansa komedi situasi ini juga didukung oleh bintang tamu yaitu Juicy Luicy, Fluxcup, Mustache and Beard, dan juga Audrey.

Kisah ini juga ditemani beberapa program on line lainnya. Sebut saja Bodypack Talks, Moving Class (tips dan trik seputar profesi), dan Slice of Life (Semi Dokumenter tentang hal menarik di sebuah tempat).

Selain program on line, terdapat juga program off line yang dijadwalkan bakal digulirkan pada semester dua, seperti:

· Move the Wheels, program bersama komunitas sepeda fixie yang akan dilakukan di kota Jogja & Banjarmasin. Sebelumnya digelar di Bandung, Medan, dan Bali.
· Rawk the Store, even musik yang diadakan di toko-toko Bodypack bersama band Rocket Rockers.
· Party After Office, pop up event yang berkonsep mendatangi kantor-kantor di Jakarta untuk membuat karaoke party bersama Oomleo Berkaraoke
· Music from the Alley, even musik yang diadakan di luar toko Bodypack dengan mengusung konsep serta bintang tamu tertentu.
· Bodypack Community Fest, ajang communities gathering yang diisi oleh komunitas-komunitas yang pernah bekerja sama untuk membuat acara bersama di akhir tahun.

“Apapun bentuk program itu, kami selalu berusaha untuk tetap ikut dalam gelombang tren yang terjadi saat ini. Itu yang paling penting,” tutup Sasongko. [dp/MTH]