Terhambat Hujan Lebat, IXCR Team: Sesuai Strategi!


DAPURPACU – Para pebalap tim Indonesia Cross Country Rally (IXCR) melakoni tantangan di SS 1 ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2019 di tengah guyuran hujan lebat, Minggu (11/8) lalu. Namun diklaim kondisi ini kian mematangkan strategi yang telah dipersiapkan manajer tim IXCR, Rudy Poa di hari pertama itu.

Sejalan dengan strategi yang telah direncanakan, tim AXCR memang telah mendapatkan irama. Terlebih menerjang medan basah setelah guyuran hujan, tentunya memberikan pengalaman berbeda dibanding lintasan kering dan berdebu.

SS pertama terbagi dalam dua bagian, lintasan pertama sejauh 100 km melintasi perkebunan dan jalan perkampungan lalu masuk garis finis, sebelum melakoni bagian kedua dari SS 1. Di sesi ini, mayoritas pebalap mobil merasakan turunnya hujan.

Pada bagian kedua, peserta harus melibas medan yang lebih menantang di dalam perkebunan, hutan liar dan juga perkampungan penduduk.

Baca juga:  Fuel Pump Bermasalah, Vietnam Recall 14 Ribu Xpander Asal Indonesia

Hasil bagi IXCR team di kategori balap mobil, Memen Harianto dengan navigator Rimhalsyah harus merasakan beratnya medan pada SS pertama. Mobil Jeep Custom yang baru digunakan pertama kali di ajang ini, mampu melibas jalur yang selayaknya medan offroad.

Usaha besar dilakukan oleh keduanya demi mencatatkan waktu terbaik. Hasilnya di kelas T1G (kelas T1 dengan mobil berbahan bakar bensin), Harianto menempati peringkat kelima. Secara keseluruhan berada di urutan ke-18 dari seluruh pebalap yang berlaga.

 

 

Harianto mengakui bahwa lintasan di SS pertama sangat tricki, butuh kerja sama yag solid dengan navigator untuk membaca petunjuk agar tidak salah dalam memilih arah.

“Beruntung saya ditemani Rimhalsyah yang dapat memberikan arah sesuai road book dengan baik, sehingga tidak ada kesalahan hingga akhir finish,” katanya setiba di garis finish.

Memang dalam menghadapi laga AXCR 2019, Rimhalsyah langsung berguru pada navigator handal yang telah lebih memahami cara membaca peta di AXCR. Hasilnya memang sangat berpengaruh pada SS pertama ini dan tentunya semoga hingga seluruh SS rampung digelar.

Baca juga:  Herjun Raih Podium Perdana di ATC Thailand

Namun, langkah yang diambil Harianto, gagal diikuti Wijaya Kusuma yang didampingi Lody Natasha. Suzuki Jimny JB33 yang digunakan mengalami kendala pada bagian roda depan, sehingga belum mendapatkan hasil maksimal pada SS pertama yang memiliki jarak tempuh 502 km.

Sementara itu, kejutan diperlihatkan para pebalap motor IXCR team. Fathir Muchtar berhasil mencatatkan waktu lebih baik dari Rudy. Rudy mengakui hasil dari SS 1 sesuai strategi yang dilakukan.

Namun dirinya cukup kaget dengan langkah positif dari hasil tersebut sehingga lebih cepat beradaptasi pada sistem navigasi. Rudy pun mengaku puas dengan hasil tim motor IXCR di SS pertama ini.

“Tim motor memang baru terkena hujan setelah memasuki bagian kedua. Hujan sebenarnya memberikan keuntungan tersendiri bagi yang jeli dalam membaca bekas tapak ban pebalap sebelumnya,” tambah Rudy.

“Namun harus diwaspadai jangan sampai malah tersasar karena jejak yang diikutinya salah jalur,” ujar Rudy, yang ditemui sebelum briefing SS 2.

Baca juga:  Fuel Pump Bermasalah, Vietnam Recall 14 Ribu Xpander Asal Indonesia

Selanjutnya, kemampuan para pembalap akan kembali ditantang dalam SS 2 dengan titik start berada di Nakorn Nayok dan finish di Kamphaeng Phet. [dp/MTH]