Perluasan Ganjil Genap Mulai Senin (9/9) Berlaku di 25 Ruas Jalan


DAPURPACU – Bersiap-siaplah bagi para pengguna roda empat, mulai Senin (9/9) Pemerintah DKI Jakarta memperluas aturan ganjil genap dari yang sebelumnya hanya 9 ruas jalan, kini menjadi 25 ruas jalan dengan ketentuan waktu (06.00 – 10.00) dan (16.00 – 21.00) berlaku  dari Senin – Jumat. Aturan ganjil genap ini tidak berlaku pada Sabtu dan Minggu termasuk hari libur nasional.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Perluasan Aturan Pembatasan Kendaraan Bermotor Berdasarkan Nomor Polisi Ganjil dan Genap.

Pergub itu merupakan perubahan Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap. “Perluasan ganjil genap ini akan dimulai tanggal 9 September 2019,” kata Syafrin, Jumat (6/9).

Syafrin mengingatkan kepada para pengguna kendaraan roda empat, berdasarkan perubahan Pergub Nomor 155 Tahun 2018 tersebut, kini  ada 16 tambahan ruas jalan yang terkena aturan ganjil genap, yang tadinya hanya 9 ruas jalan sekarang totalnya menjadi 25 ruas jalan.

Berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan aturan ganjil genap. 1. Jalan Medan Merdeka Barat 2. Jalan MH Thamrin 3. Jalan Jenderal Sudirman 4. Sebagian Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun. 5. Jalan Gatot Subroto 6. Jalan MT Haryono 7. Jalan HR Rasuna Said 8. Jalan DI Panjaitan

Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya) 10. Jalan Pintu Besar Selatan 11. Jalan Gajah Mada 12. Jalan Hayam Wuruk 13. Jalan Majapahit 14. Jalan Sisingamangaraja 15. Jalan Panglima Polim 16. Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang) 17. Jalan Suryopranoto 18. Jalan Balikpapan

Jalan Kyai Caringin 20. Jalan Tomang Raya 21. Jalan Pramuka 22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur sampai dengan simpang Jalan Diponegoro 23. Jalan Kramat Raya 24. Jalan Stasiun Senen 25. Jalan Gunung Sahari 2.

Menurut Syafrin,  perluasan aturan ganjil genap berlaku pada Senin-Jumat, pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Aturan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Dengan tambahan ruas jalan yang terkena aturan ganjil genap ini, diharapkan volume kendaraan akan turun.

Dengan berlakunya perluasan ganjil genap, pengendara yang melanggar aturan itu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Baca juga: Ada Ganjil Genap, 4.000 Pengusaha Angkutan Barang Ganti Pelat Hitam ke Kuning Sanksinya yakni denda Rp 500.000.

Pelanggaran terhadap rambu lalu lintas itu dikenakan sanksi denda administrasi sebesar maksimal Rp 500.000. Artinya, begitu yang bersangkutan melanggar ganjil genap karena ada larangan masuk, maka itu otomatis denda administrasi maksimal Rp 500.000. [DP/GTM]