Dukungan Daihatsu Untuk Lansia Yang Masih Aktif Berkendara

DAPURPACU – Daihatsu Motor Company., Ltd. melalui aktifitas CSR (Corporate Social Responsibility)  bertema “Aging Society & Community Vitalization”  yaitu sebuah aktifitas yang melibatkan para Lansia (Lanjut Usia) di outlet Daihatsu Funae yang terletak di Mie prefecture, Jepang.

Program gabungan antara  pemerintah , akademis (Japan Physical Therapist Assosiation), dan komunitas lokal ini dilatarbelakangi oleh studi yang menunjukkan jumlah penduduk Jepang yang menurun selama 10 tahun berturut-turut memicu semakin menuanya struktur umur penduduk.

Ditambah pula dengan kebijakan Pemerintah yang menarik izin mengemudi lansia akibat seringnya kecelakaan terjadi. Secara alami, kondisi ini menyebabkan peningkatan biaya asuransi keamanan akibat tingginya tingkat kecelakaan dan bahkan memicu dementia (pikun).

Terkait isu sosial ini, Daihatsu merasa perlu berpartisipasi aktif melalui program brand value enhancement   kampanye “Hidup mandiri dan keselamatan berkendara” bagi para lansia. Program ini bertujuan meningkatkan value pelayanan Daihatsu melalui Kotodukuri (meningkatkan relasi yang harmonis dengan customer dan local community) dan Monodukuri (penerapan teknologi Daihatsu yang bermanfaat bagi komunitas setempat). Sejak dilaksanakan di tahun 2017, aktifitas ini telah melibatkan 1.200 penduduk lokal dan dilaksanakan di 4 outlet Daihatsu di Jepang. Program ini akan terus dilanjutkan hingga mencapai 37 outlet sampai akhir tahun fiskal 2019.

Program yang bertajuk “Health & Safe Driving Lecture”  hanya diprioritaskan bagi lansia berumur sekitar 70 tahun,  dan melibatkan 20 peserta dalam setiap sesi selama 2 jam, 2 kali dalam setahun.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapat fasilitas pengecekan kesehatan secara cuma-cuma dan dilanjutkan dengan seminar kesehatan. Selanjutnya, peserta akan diminta melakukan latihan fisik dengan cara berdiri dari kondisi duduk, berputar pada cone yang telah disediakan untuk kemudian kembali ke posisi duduk. Selain itu, ada juga penilaian kekuatan fisik melalui pengukuran daya tahan berdiri dengan satu kaki dan diakhiri dengan latihan mengikuti instruksi kemampuan kognitif. Selain itu peserta juga mendapat panduan berkendara secara aman dari instruktur berpengalaman Japanese Automobile Federation (JAF) seperti antisipasi bahaya Blind Spot, postur berkendara yang baik dan memberikan pengalaman berkendara aman dengan Daihatsu Safety Assist System.

“Bagi Daihatsu, menjual mobil hanyalah gerbang awal menuju hubungan yang lebih erat dengan Customer. Oleh sebab itu Daihatsu ingin memberikan pengalaman berkesan melalui ikatan yang kuat antara Daihatsu dan Customer melalui kampanye “Health & Safe Driving Lecture”. Hal ini sejalan dengan slogan Daihatsu Light You Up yang senantiasa fokus memberikan produk dan layanan terbaiknya kepada semua kalangan.” ucap Hayashi, President Director of Daihatsu Mie. [dp/BGS]

Previous articleHino Bantu Konservasi Elang Jawa di Taman Safari Indonesia
Next articleSuper Wuling Experience Weekend (WEW) di Jakarta Ramai Pengunjung