Saatnya Menikmati Keindahan Wisata Air di Kolaka

DAPURPACU – Etape pamungkas Terios 7 Wonders bertajuk ‘Magical Kolaka Adventure’ telah memasuki hari kedua dalam penjelajahannya di kota penghasil cocoa di Indonesia itu. Selama seharian penuh, para jurnalis disuguhi empat destinasi eksotik di sana.

Selepas dari hotel, kesembilan unit All New Terios yang memboyong 18 jurnalis, langsung mengarah ke lokasi pertama yaitu di Pemandian Kea Kea, di Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kamis (14/11) lalu.

Lokasi yang hanya berjarak sekitar 17 km dari penginapan ini merupakan pemandian air panas, yang saat ini makin banyak menyedot banyak pengunjung. Tidak hanya dari masyarakat sekitar, bahkan manca negara pun singgah di sana.

Uniknya, air panas yang muncul dari bibir sungai tersebut menyatu dengan aliran sungai, sehingga memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar bahkan para wisatawan mancanegara. Tempat ini sendiri baru dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kementrian Kehutanan awal 2018.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Lokasi wisata air yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) setempat ini cukup ramai dikunjungi wisatawan karena harga tiket masuknya sangat terjangkau. Terutama saat akhir pekan maupun hari libur nasional. Sejak Pemandian ‘kea kea’ dibuka, beberapa perusahaan turut berpartisipasi untuk melestarikan seluruh keunikan yang ada di sana.

Serunya, lokasi pemandian ini bisa dinikmati seluruh anggota keluarga karena Dinas Pariwisata telah menyiapkan beberapa spot istirahat berupa gazebo, dua unit penginapan, lokasi swafoto, permainan flying fox, dan gedung pertemuan di dalam lokasi wisata.

Ada satu spot yang tergolong unik di sana yakni Ahua Toroue atau lazim disebut sumur bidadari. Keunikan dari spot ini yaitu air yang terkesan mendidih, padahal tidak sama sekali.

Sayangnya, peserta tidak diberikan kesempatan untuk melihat langsung air terjun di sana, yang konon katanya tergolong indah. Akses jalur yang belum ada dan diharuskan untuk ‘menerobos’ hutan, urung membuat rombongan menuju lokasi.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Destinasi seru selanjutnya adalah Pantai Malaha (Wonders ke-4). Pantai kecil yang berada di salah satu pulau ini memiliki pemandangan indah bila sore hari. Dibutuhkan perahu warga untuk menjangkau bibir pantai dengan jarak tempuh 10 sampai 15 menit.

Sesampainya di lokasi, panorama alam nan memukau tersaji berupa hamparan laut biru yang berbatasan langsung dengan teluk Bone. Di sini, Daihatsu turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan pantai dengan menyumbangkan tempat sampah.

“Melalui pembagian tempat sampah ini diharapkan terjaga kebersihan dan kelestarian pantai sekaligus mengurangi sampah plastik,” ucap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.

Setelah puas menikmati semilir angin Pantai Malaha, rombongan langsung bertolak ke destinasi Wonders ke-5, yakni Danau Biru. Pada danau yang kental dengan warna biru ini, suhu air cukup dingin. Meski begitu beberapa jurnalis mencoba untuk terjun ke dalam danau untuk merasakan segarnya air payau di situ.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Di sini, pengunjung dapat menikmati aktifitas snorkeling sambil mengamati spesies ikan dan mengamati dasar danau yang terlihat jelas karena airnya sebening kaca. Tempat ini diberi nama Danau Biru karena warna biru cerah airnya yang dikelilingi karang tinggi menjulang.

Uniknya, pengunjung yang datang ke sini akan merasakan sensasi yang berbeda karena danau ini terletak di dalam hutan yang berdampingan dengan pantai. Selain snorkeling, pengunjung juga bisa melakukan aktivitas menantang adrenalin dengan melompat dari tebing setinggi 7-15 meter.

“Penjelajahan Terios 7 Wonders kali ini mengantar para petualang menjelajahi keindahan alam nan magis sekaligus merasakan performa dan ketangguhan All New Terios untuk dibawa berpetualang ke destinasi mana saja,” pungkas Amelia. [dp/MTH]

Previous articleWeekend Ini, Ribuan Bikers Berkumpul di Negeri Atas Awan Sulawesi Selatan
Next articleMobil Listrik Bakal Segera Gusur Mobil Biasa? Honda tak Yakin