Lima Ruas Jalan Tol Trans Sumatera Dijadwalkan Beroperasi Tahun ini | dapurpacu.id

Lima Ruas Jalan Tol Trans Sumatera Dijadwalkan Beroperasi Tahun ini


DAPURPACU – Jalan Tol Trans Sumatera terus dikebut pengerjaannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ruas tol tersebut dijadwalkan rampung pada 2024, yang terbentang dari Lampung hingga Aceh sejauh 2.000 km.

Kepala BPJT Kementerian PUPR, Danang Parikesit mengatakan dibangunnya tol ini untuk menghubungkan setiap wilayah yang dahulunya sulit dijangkau oleh para pengendara.

“Saat ini, momentum perayaan mudik Lebaran hingga mudik Nataru pun menjadi semakin mudah dan begitu cepat lewat akses tol Trans Sumatera, yang sudah terhubung baik pada ruas yang sudah beroperasi penuh maupun ruas fungsional,” ujar Danang.

Sebagai informasi, pada arus mudik Nataru lalu tercatat terdapat peningkatan volume lalu lintas kendaraan di Tol Trans Sumatera. Berdasarkan hasil pantauan PT Hutama Karya selaku BUJT sebanyak 838.707 kendaraan telah melintasi Tol Trans Sumatera, baik yang sudah beroperasi maupun yang fungsional.

Diklaim perjalanan dari Palembang menuju Bakauheuni kini hanya membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam saja. Saat ini jalan Tol Trans Sumatera sudah beroperasi sepanjang sepanjang 467,6 km.

Adapun ruas yang sudah operasional yakni Bakauheni – Terbanggi Besar (141 km), Terbanggi Besar – Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km), Palembang – Indralaya (22 km), Medan – Binjai (10,46 km), Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi (62,2 km) dan Belawan – Medan – Tanjung Morawa (43 km).

Untuk selanjutnya, PUPR menargetkan lima ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang akan menyusul beroperasi pada tahun ini sepanjang 311,26 km.

Kelima ruas tersebut yakni Tol Sigli – Banda Aceh (74 km), Medan – Binjai Seksi 1 (Simpang Susun Helvetia – Simpang Susun Tanjung Mulia) sepanjang 6,27 km, Pekanbaru – Dumai (131,4 km), Padang – Pekanbaru Seksi I Padang – Sicincin (30,4 km), serta Tol Kayuagung – Palembang-Betung seksi 2 dan 3 Jakabaring-Betung (69,19 km).

Dalam rangka meningkatkan pelayanan terdapat penambahan gardu operasi di Gerbang Tol Bakauheni Selatan menjadi tujuh gardu.

Disediakan juga petugas tol untuk membantu tapping pengguna jalan saat melakukan pembayaran saldo elektronik (E-Money), serta telah disiagakan mobile reader untuk percepatan transaksi di gerbang tol.

Dalam hal pelayanan kesiagaan di jalan tol, terdapat 124 kendaraan siaga (Ambulance, Mobil Derek dan PJR), dan 39 unit VMS. Sedangkan untuk fasilitas pelayanan transaksi terdapat 124 titik Gardu Tol Otomatis, 30 unit Mobile Reader, dan 21 titik lokasi Top Up Uang Elektronik.

Telah disiapkan pula rubbercone untuk membebaskan bahu jalan saat terjadi antrian, serta menyediakan sarana informasi seperti spanduk, buku saku, dan rambu-rambu sementara.

Terdapat 13 Rest Area dengan dua tipe A (TIP) dan tipe B (TI) yang berfungsi secara penuh maupun fungsional di Ruas tol Bakauheni hingga Kayu Agung dan 7 Tempat Istirahat Sementara (TIS) di ruas tol Palembang-Indralaya dan Medan-Binjai.

Seluruh rest area itu sudah berfungsi secara maksimal dengan berbagai fasilitas pendukung yang ada di dalamnya seperti SPBU, mushola, toilet, CCTV pemantau, lahan parkir yang memadai. [dp/MTH]