Ekspor Toyota Rush Bikin TMMIN Tersenyum Lega | dapurpacu.id

Ekspor Toyota Rush Bikin TMMIN Tersenyum Lega


DAPURPACU – Ekspor kendaraan bermerek Toyota ke sejumlah negara di dunia hanya mampu naik tipis di sepanjang 2019. Tercatat pada periode Januari-Desember 2019, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berhasil mengapalkan 208.500 unit kendaraan utuh (Complete Built Up/CBU).

“Kami berterima kasih atas dukungan dari semua pihak terutama pemerintah Indonesia yang selalu melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor yang memengaruhi kegiatan ekspor nasional,” ujar Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur TMMIN.

Dibandingkan tahun sebelumnya hanya terjadi kenaikan volume minim yaitu 206.500 unit pada 2018, atau naik 0,9 persen. Dari jumlah ini, Fortuner dan Rush berhasil mendominasi.

Total yang dikapalkan masing-masing 45.300 unit dan 50.300 unit. Sementara Vios turut menyumbangkan volume ekspornya sebanyak 31 ribu unit.

Sementara Kijang Innova dan Avanza berhasil terkirim ke mancanegara dengan volume masing-masing 5.300 unit dan 28.900 unit.

Lalu model Low Cost Green Car (LCGC) Agya pun ambil bagian dalam capaian ekspor pada 2019, dengan volume 27.800 unit. Sedangkan model Yaris, Sienta, dan Town Ace/Lite Ace angka ekspornya hanya tercapai 19.900 unit.

Tak hanya dalam bentuk CBU, Toyota juga mengirimkan kendaraan terurai (Complete Knock Down/CKD) sebanyak 45.400 unit, mesin bensin dan etanol tipe TR dan NR dengan total 123.600 unit, serta komponen kendaraan dengan volume 94,2 juta unit.

Toyota mengekspor mobil dan komponennya ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Karibia. [dp/MTH]