Pasar Terus Bergairah, Mazda CX-30 Resmi di Pasarkan | dapurpacu.id

Pasar Terus Bergairah, Mazda CX-30 Resmi di Pasarkan


DAPURPACU – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) terus memperluas jajaran produknya di Indonesia, dengan merilis lagi model teranyar CX-30 di jajaran keluarga SUV Mazda di Tanah Air.

Model yang diposisikan berada di antara CX-3 dan CX-5 tersebut menjadi produk Mazda generasi ke-7 yang diperkenalkan untuk pasar roda empat Indonesia.

Kemunculannya pun tergolong cukup lama yaitu 10 bulan, di mana mobil ini tampil pertama kali di ajang Geneva International Motor Show, Maret 2019 lalu.

Ricky Thio, Managing Director PT EMI menjelaskan bahwa CX-30 dirancang untuk menunjang gaya hidup dan mobilitas konsumen. Sebuah produk yang menggabungkan proporsi desain tegas dengan tampilan elegan berbahasa desain “KODO” khas Mazda.

“Di masa mendatang, produk dan teknologi terbaru Mazda akan memastikan konsumen kami terus bisa merasakan nilai-nilai terbaik dari Mazda,” tutur Ricky, disela peluncuran di Jakarta, Selasa (28/1).

Baca juga:  MG ZS Resmi Melenggang, Berbanderol Ramah di Kantong

Terkait posisi, “Kalau melihat dari harganya, CX-30 di bawah CX-5 dan di atas CX-3. SUV kami dimulai dari CX-3, lalu CX-30, dilanjutkan dengan CX-8 dan CX-9,” tambahnya.

Mazda CX-30 ditawarkan dalam dua varian yakni GT dan Touring, serta hanya satu tipe transmisi otomatis (AT). Banderol dilepas mulai dari harga Rp478,8 juta sampai Rp522,8 juta on the road Jakarta.

Empat warna pilihan tersedia, meliputi Snowflake White Pearl Mica serta Jet Black Mica, sementara warna unggulan yaitu Soul Red Crystal Metallic dan Machine Grey Metallic. Untuk warna-warna premium, kami kenakan biaya tambahan Rp4 juta.

Target Optimis


Terkait target, Ricky mengaku optimis dengan rentang harga tersebut CX-30 mampu merengkuh angka penjualan sebanyak 500-600 unit setahun untuk seluruh varian.

Hal ini didasari makin bertumbuhnya pasar SUV ‘berwajah’ crossover di Indonesia. Bahkan Ricky mengklaim pasar di dunia pun tengah mengarah ke sana (SUV). Postur yang tinggi plus desain menarik disinyalir menjadi pertimbangan konsumen mulai terpikat.

Baca juga:  Dua Varian Baru Mazda Meluncur 'Diam-diam'

“Kami sih inginnya jualan sebanyak-banyaknya yah. Kontribusi terbesar diproyeksikan datang dari tipe termewah. Komposisinya 70% diharapkan dari tipe GT, 30%-nya dari yang Touring,” pungkasnya. [dp/MTH]