Inilah Pemenang GSX Series Digital Modifikasi Periode 1 | dapurpacu.id

Inilah Pemenang GSX Series Digital Modifikasi Periode 1

Ahmad Zaky dengan konsep bertemakan ‘Shape of Speed (Tritium) Sporty Good Looking’ memenangkan kompetisi Suzuki GSX Series Digital Modifikasi.

DAPURPACU – Kompetisi design livery bertajuk Suzuki GSX Series Digital Modifikasi yang digagas PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sejak awal Januari 2020, telah menentukan para pemenangnya.

Untuk periode pertama ini tiga peserta dari ratusan yang mengirimkan hasil karyanya telah dipilih sebagai pemenang dengan design terbaik. Sebagai informasi, total sejak kompetisi ini digelar tercatat ada 300 peserta yang mendaftar.

Nantinya, pemenang dengan hasil karya kreasi design livery untuk GSX-R150 berkesempatan untuk dikompetisikan kembali di akhir program.

Selama periode pertama berlangsung sejak Januari lalu, PT SIS mencatat lebih dari 300 peserta telah mengirimkan hasil karya digital modifikasinya dalam menciptakan kreasi design livery untuk GSX-R150.

“Para peserta Suzuki GSX Series Digital Modifikasi periode 1 ini jumlah pendaftarnya diluar prediksi kami. Hasil karyanya bagus-bagus dan membuat kami harus bekerja keras memilih yang terbaik secara keseluruhan,” kata Banggas F. S. Pardede, Marketing 2W Manager SIS.

Baca juga:  Kawasan Asia Bidikan Ekspor Untuk Suzuki XL7

“Kami sangat mengapresiasi jiwa seni mereka yang tidak setengah-setengah dalam menciptakan design livery untuk Suzuki GSX-R150,” imbuh Banggas, dalam keterangan resmi, Senin (10/2).

Juara kedua kompetisi Suzuki GSX Series Digital Modifikasi.

Adapun pemenang pertama desain terbaik diraih oleh Ahmad Zaky dengan konsep design bertemakan ‘Shape of Speed (Tritium) Sporty Good Looking’.

Juara 2 diperoleh peserta bernama Deden Desmahikmawan dengan konsep kombinasi warna biru, putih, hijau, hitam dan abu dipadukan dengan grafis yang agresif menjadikan GSX-R150 makin racy.

Sedangkan Juara ke-3 jatuh ke tangan peserta bernama Dzulqurnain Ali Sahab dengan tema ‘Fearless Cobra’ yang menggambarkan kesan lincah dan gesit tanpa rasa takut.

Perpaduan warna menarik dengan dominasi guratan grafis yang dirancang oleh Zaky cukup mempertegas tampilan GSX-R150. Uniknya, perpaduan ini terkesan menyatu dengan ukuran GSX-R150 berkat pemilihan warna yang berani.

Sedangkan karya Deden dinilai memiliki keharmonisan antara lekuk tubuh GSX-R150 yang dinamis, berpadu dengan garis tegas serta agresif.

Baca juga:  Suzuki Salesman Competition 2019, Ajang Pemacu Skill Tenaga Penjual

Berbeda dengan Dzulqurnain yang mampu menarik perhatian berkat keberaniannya memberikan aksentuasi kebuasan ular cobra yang merepresentasikan performa GSX-R150.

Juara ketiga kompetisi Suzuki GSX Series Digital Modifikasi.

Satu dari tiga periode Suzuki GSX Series Digital Modifikasi telah berakhir. Kompetisi masih berlanjut untuk periode 2 yang sudah terbuka sejak 1 Februari dan berakhir pada 29 Februari nanti.

Tantangan bagi peserta periode 2 adalah menciptakan kreasi design livery untuk GSX-S150. Daftarkan diri Anda melalui https://suzukigsxseries.com/digitalmodification/, dan kemudian mengunduh tautan yang berisi template motor base yang siap dimodifikasi.

Setelah itu, hasil karya yang sudah jadi bisa diunggah ke https:/suzukigsxseries.com/register, serta mengisi kelengkapan informasi dan deskripsi dari design yang telah dibuat.

Secara keseluruhan sembilan desain terbaik selama tiga periode akan dikompetisikan kembali untuk menentukan siapa pemenang yang didaulat sebagau Best of the Best Design.

Sebagai bentuk apresiasi, pemenang setiap periode tetap mendapatkan hadiah. Juara 1 memperoleh hadiah Rp2 juta, Rp1,5 juta untuk pemenang kedua dan Rp1 juta pemenang ketiga.

Baca juga:  Suzuki XL7 Resmi Dirilis, Samurai Baru di Segmen Low SUV

Untuk pemenang Best of the Best Design akan mendapatkan hadiah sebesar Rp3 juta. Pemenang setiap periode akan diumumkan dalam jangka waktu satu minggu.

“Selamat kepada tiga pemenang terbaik periode perdana ini, dan bagi yang belum beruntung lolos jangan berkecil hati karena kemampuan masih dapat terus diasah dan mencoba kembali di periode berikutnya,” pungkas Banggas. [dp/MTH]