Komunitas Mobil Banten Gandeng ACT Salurkan Bantuan Covid-19 | dapurpacu.id

Komunitas Mobil Banten Gandeng ACT Salurkan Bantuan Covid-19


DAPURPACU – Komunitas mobil di bawah ‘bendera’ Auto Club Banten (ACB) turut membantu masyarakat yang terkena dampak wabah virus korona di wilayah Banten dan sekitarnya.

Dengan menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Banten kembali mendonasikan puluhan paket sembako, yang dikemas dalam acara ‘ACB Berbagi Menggapai Ramadan yang Hakiki’.

Humas ACB, Ubaidillah menuturkan, kerja sama ini merupakan bentuk solidaritas paguyuban otomotif di Banten serta kepedulian ACB terhadap musibah yang menimpa Indonesia khusunya di Banten.

“Kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa komunitas mobil itu mempunyai nilai sosial yang tinggi, tidak seburuk yang dipikirkan. Kami kumpulkan dana melalui penjualan kaos ACB,” kata Ubai, dalam siaran resminya, Sabtu (9/5) lalu.

Dalam penyaluran jilid ke II ini, katanya, ACB bersama ACT Banten menyalurkan puluhan sembako ke beberapa wilayah seperti Cilegon, Serang, dan Merak.

“Kami bagikan kepada para pekerja yang memang terpaksa Work From Home (WFH), dan pekerja lepas seperti tukang becak atau ojek,” imbuh Ubai.

Baca juga:  Federal Oil Bagi-bagi Masker Buat Pengguna Motor

Dengan semangat ACB bersatu melawan korona, pihaknya juga mengajak pada para komunitas R4 lain untuk sama-sama bergerak melawan wabah ini. Sementara Senior Staff Program ACT Serang, Sukma Jaya Laksana mengatakan, pihaknya mengapresiasi semangat ACB khususnya dalam bidang sosial kemanusiaan ini.

“ACB sudah sangat baik dilapangan, lewat kolaborasi ini kami sangat terbantu dengan adanya akses lokasi yang tepat untuk penyaluran bantuan,” ujar Sukma.

Pihaknya berharap, dengan adanya kolaborasi ini, ke depan ACB dan ACT dapat menjadi partner yang solid terlebih dalam agenda-agenda sosial.

“Semoga komunitas ACB juga mau berzakat lewat ACT ini, dan merupakan bentuk konsistensi dan kebaikan yang terus mengalir karena hasil zakat yang terkumpul akan disalurkan untuk masyarakat yang memang membutuhan,” tutup Sukma. [dp/MTH]