Inilah Tips Aman Berkendara Buat Pengemudi Truk dan Bus | dapurpacu.id

Inilah Tips Aman Berkendara Buat Pengemudi Truk dan Bus


DAPURPACU – Pada situasi pandemi dan pembatasan seperti saat ini, sektor logistik masi terus beroperasi dalam ‘misinya’ mengantarkan beragam kebutuhan bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

Selain harus memperhatikan kondisi kendaraan, kondisi kesehatan dan kebugaran fisik pengemudi juga sangat penting untuk dijaga agar logistik tersebut aman sampai di tujuan.

Di balik itu, kondisi tubuh yang tidak prima dapat menyebabkan pengemudi mengalami kelelahan, tertular penyakit, dan microsleep, di mana tubuh tertidur secara tiba-tiba dalam waktu singkat selama 1 hingga 2 menit.

Tentu saja hal tersebut berbahaya bagi pengemudi dan berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan di jalan yang melibatkan kendaraan lainnya. Pada masa darurat pandemi ini, Daimler Commercial Vehicles Indonesia mengajak berbagai pihak untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan berkendara.

Terutama kondisi kesehatan dan kebugaran fisik para pengendara truk dan bus, di mana mereka tetap harus bekerja mengantarkan penumpang dan barang logistik untuk kebutuhan-kebutuhan krusial.

Baca juga:  Prediksi Bahaya Bagi Pengendara Sepeda Motor

Berikut tips bagi para pengemudi truk dan bus untuk dapat menjaga kesehatan dan kebugarannya ketika harus melakukan perjalanan:

1. Tidur yang cukup
Dikejar waktu terkadang membuat para pengemudi truk dan bus banyak merelakan waktu istirahatnya. Padahal ia harus tetap bugar selama perjalanan agar tidak terlalu sering berhenti untuk beristirahat.

Untuk itu, para pengemudi usahakanlah tidur yang cukup selama 7 – 8 jam sebelum melakukan perjalanan agar tubuh menjadi prima ketika berkendara.

2. Kurangi minuman berkafein, perbanyak minum air mineral
Mengkonsumsi kafein terlalu berlebih dapat memberikan efek prima sesaat, karena dapat membuat jantung bekerja lebih kencang dan peredaran darah semakin lancar.

Hanya saja, ketika efek kafein tersebut habis, tubuh akan merasa letih, konsentrasi berkurang, dan dapat menyebabkan dehidrasi. Perbanyaknya minum air mineral untuk mengurangi efek dehidrasi.

3. Segera menepi apabila sudah tidak bisa menahan rasa kantuk dan kelelahan
Rasa kantuk yang tak tertahankan seringkali muncul saat melakukan perjalanan panjang. Jangan paksakan untuk terus mengemudikan truk maupun bus Anda.

Baca juga:  Agar Air Wiper Lancar Selalu Periksa Tabung Reservoir

Untuk itu, segera menepi dan turunlah dari kendaraan untuk melakukan peregangan otot dan berjalan-jalanlah kira-kira selama 5-10 menit. Atau berhentilah sejenak untuk beristirahat apabila terjadi kelelahan berlebih.

4. Lakukan aktivitas lain pada saat mengemudi
Untuk menjaga agar tetap terjaga dan berkonsentrasi saat berkendara, Anda dapat melakukan aktivitas lain yang menyenangkan seperti mendengarkan musik atau mengobrol bersama asisten pengemudi.

Namun perlu diingat, musik yang didengarkan baiknya adalah musik dengan tempo yang cepat, yang dapat membangkitkan semangat Anda saat berkendara.

5. Atur posisi duduk
Kantuk seringkali muncul akibat posisi duduk yang terlalu nyaman. Oleh karena itu, atur kursi Anda dengan posisi duduk tegak yang dapat membuat Anda lebih fokus dalam berkendara.

6. Menjaga kebersihan
Terakhir, di tengah wabah seperti saat ini, penting bagi Anda untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19. Beberapa hal yang dapat dilakukan para pengemudi truk dan bus diantaranya adalah dengan memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan membersihkan kabin kendaraan secara rutin. [dp/MTH]