Set-up Suspensi dan Ban Jadi 'PR' Buat Xpander AP4 | dapurpacu.id

Set-up Suspensi dan Ban Jadi ‘PR’ Buat Xpander AP4


DAPURPACU – Rifat Sungkar dan M. Redwan kembali melakukan pengujian Mitsubishi Xpander AP4 di Central Park Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, akhir pekan kemarin (25/7).

Uji coba sejauh 75 km, atau sekitar 20 Special Stage (SS) berhasil disudahi keduanya, dan diklaim memberi banyak masukan penting dalam pengembangan, khususnya dalam hal set up suspensi serta penggunaan ban.

“Uji coba kali ini terbilang unik mengingat lintasan Meikarta merupakan kombinasi antara gravel dan aspal. Jadi kami menghadapi tantangan bagaimana melakukan set up yang pas antara lintasan di bagian gravel dan aspal,” ucap Team Manager Xpander Rally Team, Julian Johan.

Sebagai informasi, ‘sirkuit’ Meikarta memiliki panjang trek sejauh 3,5 km dengan kombinasi 60% lintasannya gravel dan 40% aspal.

Menurut Jeje, sapaan Julian, dibanding uji coba sebelumnya, perubahan set up pada XPANDER AP4 lebih banyak pada bagian kaki-kaki terutama suspensi. Namun itu pun hanya pada posisi low speed bump.

“Posisinya low speed bump. Per yang kami gunakan di Meikarta tetap sama. Hanya saja dilakukan berbagai set up agar dapat menjawab tantangan pada lintasan,” papar Jeje.

Sama seperti di Sirkuit Tembong Jaya, di Meikarta pun Xpander AP4 ‘berlatih’ bersama dengan pereli lainnya, yang kebetulan uji coba kali ini dilakukan pada acara latihan bersama yang dihelat Pengurus Provinsi IMI Jawa Barat.

Kegiatan itu sendiri digelar sekaligus latihan penerapan protokol Covid-19 untuk even motorsport. Sekitar 25 mobil reli hadir di Meikarta dalam latihan bersama itu.

Di sela-sela pengujian, Rifat mengajak beberapa pereli untuk dijadikan ‘navigator’. Selain itu, dia juga mengajak beberapa youtuber untuk merasakan langsung keandalan Xpander AP4, diantaranya Akbar Rais dan Gading Marthen.

“Uji coba kali ini cukup menarik. Kami mendapat banyak data yang berharga, mulai dari set up suspensi, ban sampai konsumsi air untuk turbo,” papar Rifat.

Menurutnya, nantinya semua data tersebut akan dianalisis bersama tim Ralliart yang ada di Selandia Baru, dalam rangka meningkatkan lagi performa tunggangannya itu.

“Kami terus melakukan komunikasi dengan Ralliart Selandia Baru. Informasi dan data yang kami peroleh akan kami kirim ke mereka untuk dievaluasi bersama,” pungkasnya. [dp/MTH]