Sosialisasi Dulu, Ganjil Genap Resmi Berlaku Kamis | dapurpacu.id

Sosialisasi Dulu, Ganjil Genap Resmi Berlaku Kamis


DAPURPACU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menerapkan kembali kebijakan ganjil genap khusus kendaraan roda empat mulai Senin (3/8) besok.

Langkah tersebut dilakukan dengan melihat terjadinya peningkatan volume kendaraan lalu lintas di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi saat ini.

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI dan Dinas Perhubungan akan melakukan sosialisasi selama tiga hari (3-5/8), setelah itu barulah dilakukan tindakan bila pengemudi melanggar.

Kebijakan ganjil-genap akan kembali diberlakukan mulai tanggal 3 Agustus 2020 pada 25 ruas jalan dengan waktu pembatasan yang berlaku pada hari kerja mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB.

Selayaknya pada situasi normal, ganjil genap diterapkan mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB pada pagi hari dan pukul 16.00 – 21.00 WIB pada malam hari, dan tidak berlaku di hari Sabtu-Minggu serta hari libur nasional.

Kebijakan ini bertujuan untuk menekan pergerakan orang secara masif ke pusat-pusat kegiatan sebagai upaya melindungi dan menjaga masyarakat dari potensi risiko penularan Covid-19.⁣

Selain itu, Pemerintah DKI Jakarta juga akan memastikan transportasi umum akan beroperasi normal layaknya sebelum adanya PSBB. Dengan begitu masyarakat bisa melakukan mobilitasnya dengan maksimal tanpa rasa khawatir.

Di sisi lain, kembalinya kebijakan ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di DKI Jakarta. Berikut ke 25 ruas jalan yang memberlakukan ganjil genap:

– Jalan Medan Merdeka Barat
– Jalan MH Thamrin
– Jalan Jenderal Sudirman
– Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto
– Jalan Gatot Subroto
– Jalan MT Haryono
– Jalan HR Rasuna Said
– Jalan DI Panjaitan
– Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan
– Jalan Pintu Besar Selatan
– Jalan Gajah Mada
– Jalan Hayam Wuruk
– Jalan Majapahit
– Jalan Sisingamangaraja
– Jalan Panglima Polim
– Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang
– Jalan Suryopranoto
– Jalan Balikpapan
– Jalan Kyai Caringin
– Jalan Tomang Raya
– Jalan Pramuka
– Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro
– Jalan Kramat Raya
– Jalan Stasiun Senen
– Jalan Gunung Sahari