HUT ke-2, Cortezian Indonesia Beri Pelatihan Penanaman Anggur | dapurpacu.id

HUT ke-2, Cortezian Indonesia Beri Pelatihan Penanaman Anggur


DAPURPACU – Komunitas pemilik Wuling Cortez di bawah ‘bendera’ Cortezian Indonesia memperingati dua tahun eksistensinya di dunia otomotif pada 18 Agustus lalu.

Untuk merayakan momen spesial tersebut, para anggota mengisinya dengan menggelar aksi sosial berupa program kepedulian di tengah pandemik.

Dengan menggandeng Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) Pangudi Luhur, Cortezian Indonesia melakukan pengelolaan lahan produktif kebun dan taman anggur, sebagai inkubasi kemandirian penerima manfaat melalui pelatihan.

Kuntarto Rachmat, Presiden Cortezian Indonesia mengatakan bahwa dalam situasi sekarang ini, pihaknya memahami arti penting untuk saling membantu satu sama lain.

“Hal ini mendorong kami untuk membantu para penerima manfaat di BRSEGP Pangudi Luhur di Bekasi untuk dapat menambah keterampilan agar mampu mandiri di kemudian hari,” ujarnya.

Prosesi penanaman bibit anggur perdana di lahan balai rehabilitasi secara simbolis dilakukan oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Perwakilan Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo; Kepala Balai BRSEGP Pangudi Luhur, Kokom Komala, dan perwakilan Wuling Indonesia, Brian Gomgom.

Baca juga:  Wuling Cortez CT Type S, Harga Low Fitur High

Disaksikan beberapa anggota yang hadir, kegiatan ini bukti kepedulian Cortezian Indonesia dalam mendukung masyarakat memasuki kenormalan baru dengan memberikan bekal ketrampilan melalui pelatihan dan pengelolaan tanaman anggur.

Peserta pelatihan juga akan mendapatkan pendampingan praktek lapangan, sehingga kelak diharapkan para penerima manfaat mampu menjadikan kegiatan ini sebagai bekal dan terus melanjutkan mengembangkan ketrampilan yang telah mereka peroleh sebagai modal ketrampilan dan kemandirian.

Pada kesempatan yang sama Cortezian Indonesia juga memberikan donasi baju layak pakai dan buku layak baca, yang dikumpulkan dari anggota untuk BRSEGP Pangudi Luhur.

Kokom Komala mengaku salut atas langkah yang diambil Cortezian Indonesia untuk berperan aktif dalam pelatihan dan pengembangan ketrampilan menaman anggur kepada penerima manfaat.

“Semoga langkah ini dapat menginspirasi masyarakat, khususnya komunitas otomotif lainnya untuk semakin peduli, serta bahu-membahu agar dapat kembali bangkit di masa kenormalan baru,” tutup Kokom. [dp/MTH]