OLX Indonesia Gandeng Difalink Distribusikan Masker Khusus | dapurpacu.id

OLX Indonesia Gandeng Difalink Distribusikan Masker Khusus


DAPURPACU – Terhitung hingga bulan ini, pandemi Covid-19 telah berlangsung sekitar 5 bulan sejak kasus ini pertama ditemukan di Indonesia pada awal Maret 2020.

Sejak itu, langkah perubahan besar pun langsung diinstruksikan oleh Pemerintah kepada masyarakat mulai dari pembatasan sosial (PSBB) dan menjaga jarak, guna mencegah penyebaran virus ini semakin meluas.

Keterbatasan ruang gerak dan berbagai kendala pun dirasakan sebagian kelompok masyarakat, salah satunya oleh kelompok penyandang tuna rungu yang mengalami kesulitan berkomunikasi akibat penggunaan masker yang menghalangi mereka membaca gerakan bibir lawan bicaranya.

Menyadari kesulitan itu, OLX Indonesia dan OLX Autos bekerja sama dengan Difalink berupaya untuk menyediakan dan mendistribusikan masker yang dirancang khusus untuk penyandang tuna rungu.

Ichmeralda Rachman, Direktur Marketing OLX Indonesia mengatakan, pihaknya menyadari selain dampak kesehatan juga ada sebagian kelompok masyarakat yang mengalami kendala dalam bentuk lainnya.

“Kami harap sumbangsih kecil kami ini dapat membantu kelompok disabilitas tetap produktif bekerja dan lebih mudah beradaptasi,” jelas Ichmeralda, dalam siaran resmi.

Difalink, sebuah badan usaha sosial yang menjembatani kelompok disabilitas dengan kesempatan kerja, mencatat ada sekitar 2,5 juta penyandang disabilitas di Indonesia yang mengalami kendala komunikasi selama masa normal baru.

Masker khusus tuna rungu ini berbahan kain, dilengkapi plastik transparan di area mulut yang memungkinkan penyandang tuna rungu tetap dapat melihat gerak bibir lawan bicaranya.

Dalam produksi pembuatan masker, Difalink mengkliam melibatkan sekitar 300 UMKM penjahit lokal di Tanah Air, dan akan didistribusikan ke lima area di Indonesia dalam periode Agustus – September 2020.

Ni Komang Ayu Suriani, Founder & CEO Difalink menargetkan bakal mendistribusikan 30 ribu masker ke Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya dan Bali.

“Diharapkan aksi kami ini tidak hanya membantu teman-teman penyandang tuna rungu, namun juga membantu perputaran ekonomi bagi UMKM yang terdampak pandemi,” pungkas Ayu. [dp/MTH]