BMW Hadirkan Nostalgia Era 1936 Lewat R 18 Classic | dapurpacu.id

BMW Hadirkan Nostalgia Era 1936 Lewat R 18 Classic


JERMAN – Menyusul debut BMW R 18 terbaru pada April lalu, BMW Motorrad memperluas pilihan konsumen pecinta cruiser pabrikan Jerman itu dengan menghadirkan R 18 Classic.

Tampilan cruiser sejati untuk para pecinta touring makin menonjol dengan beberapa tambahan komponen khas turing. Secara tampilan, R 18 Classic seperti mengembalikan nostalgia sang legenda R 5 di era 1936-an.

Dengan tambahan lebel ‘First Edition’ seperti pada R 18 baru, BMW mampu memadukan visual masa lampau dengan terknologi terkini pada fitur-fitur yang dipasangkan.

Secara desain, R 18 Classic menampilkan style ikonik masa lampau hingga memasuki era modern. Desain murni era kejayaannya pun dipertahankan di berbagai detail.

Elemen fungsional dan style berhasil disatukan, seperti rangka double-loop, tangki tear-drop, penggerak gardan terbuka, dan balutan cat dengan striping ganda.

Uniknya, konsep rangka rigid dari BMW R 5 secara sempurna diboyong ke era modern dalam hal visualnya. Sedangkan dari konsep arsitekturnya, fokus pada fase desain awal tata letak dasar kendaraan.

Baca juga:  Begini Tampilan BMW R18 'Berjubah Jadul', Berteknologi Terkini

Sebagai buktinya, rangka belakang dan bagian yang dicat dapat mudah dilepas. Selain itu, penutup katup yang terlihat (penutup kepala silinder) dan penutup sabuk (penutup rumah mesin) dirancang sedemikian rupa agar terlihat ruang olinya, sehingga dapat dengan mudah diganti.

Secara visual, sosoknya tidak berubah dengan model R 18 reguler. Adapun tambahan peranti tersebut meliputi windshield depan besar untuk menghalau terpaan angin ke wajah.

Kemudian tersedia juga jok untuk penumpang, tas samping berbahan kulit, tambahan lampu depan LED, serta roda depan berdiameter 16 inci. Baik windhsield, jok penumpang maupun tas samping dapat dilepas sesuai kebutuhan.

Sesuai dengan filosofi BMW Motorrad, kenyamanan selama berkendara diwujudkan melalui sandaran kaki yang membuat kaki pengendara tidak cepat lelah. Posisi footrest tepat di belakang silinder, mencirikan khasnya lini model BMW.

Tampilan eksklusif tanpa menghilangkan sisi ‘lawasnya’ ditunjukkan oleh balutan warna hitam yang mendominasi plus putih, dipadu aksen krom di beberapa komponen serta emblem ‘First Edition’ pada penutup samping.

Baca juga:  Begini Tampilan BMW R18 'Berjubah Jadul', Berteknologi Terkini

Sementara dari sektor performanya, mesin ‘Big Boxer’ dua silinder berkapasitas murni 1.802 cc masih terpasang, menghasilkan tenaga 91 hp pada 4.750 rpm dengan torsi puncak 150 Nm direntang putaran 2.000 – 4.000 rpm.

BMW R 18 Classic menawarkan tiga mode berkendara standar “Rain”, “Roll”, dan “Rock”. Masih ditambah lagi dengan fitur Automatic Stability Control, MSR dan Hill Start Control, untuk memudahkan kala berhenti di tanjakan. Tersedia juga Electronic Cruise Control sebagai peranti standar.

Soal harga, BMW R 18 Classic dibanderol 22.225,21 EUR atau setara Rp386 jutaan. BMW Motorrad membisikkan bakal segera memboyong unit tersebut tahun depan.

Bagi yang berminat, BMW Motorrad Indonesia telah membuka kran pemesanan untuk R 18 Classic. Sayangnya, untuk harga belum bisa diungkapkan. [dp/MTH]